У нас вы можете посмотреть бесплатно RIUH YANG BERSEMAYAM || Credit By Xxrsydii_ или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Judul: Riuh yang Bersemayam Di pelipis waktu yang retak, aku menggantungkan napas Seperti daun kering yang lupa arah jatuhnya Langit tak lagi biru, ia berkarat oleh tanya Yang tak pernah selesai dijawab dunia Di dada ini, ada lorong panjang tanpa ujung Di sana gema langkahku sendiri terdengar asing Setiap detik adalah jarum halus Menjahit resah ke kulit pikiranku Orang-orang menyebut ini hidup Aku menyebutnya ruang sempit Tempat harapan duduk terikat Dan mimpi dipelankan suaranya Aku hanyalah tubuh yang berjalan Dengan badai yang menetap di kepala Terlihat utuh di mata siang Namun malam tahu retakku semua Selalu kurang di hadapan cermin Selalu sendiri di tengah keramaian Dan pikiran— Ia bukan lagi milikku sepenuhnya Ia penjaga sunyi yang tak pernah tidur Kupeluk bayanganku sendiri Karena tak ada tangan lain yang tinggal Bahkan doa terasa jauh Seperti bintang yang lupa cahaya Jika lelah punya warna Barangkali aku sudah menjadi kelabu Jika sunyi punya suara Namaku mungkin yang paling ia panggil Aku hanyalah tubuh yang berjalan Dengan badai yang menetap di kepala Terlihat utuh di mata siang Namun malam tahu retakku semua Selalu kurang di hadapan cermin Selalu sendiri di tengah keramaian Dan pikiran— Ia bukan lagi milikku sepenuhnya Ia penjaga sunyi yang tak pernah tidur Aku berjalan, bukan karena arah Tapi karena diam lebih menakutkan Beban ini bukan lagi kupikul Ia telah tumbuh menjadi tulang Dan bila suatu hari aku lenyap Jangan cari di tanah atau langit Carilah di sela sunyi— Di sana aku duduk Masih ditemani pikiranku sendiri