У нас вы можете посмотреть бесплатно Swietenia Puspa Lestari: Membersihkan laut dari sampah plastik - BBC News Indonesia | или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Tiga tahun lalu saat menyelam di kedalaman 15-30 meter di Perairan Berau, Tenia melihat sampah kaleng, kantong kresek, dan saset berserakan di sekelilingnya. “Udah sedalam ini.. kok masih ada sampah ditemukan?” kata dia kepada BBC Indonesia. Sejak saat itu, ia bertekad akan memunguti dan membersihkan sampah dari laut, sekuat yang ia bisa. Ia bermimpi di masa depan dapat melihat laut Indonesia yang bersih - tak ada ikan atau burung yang mati gara-gara sampah. Tenia adalah penyelam perempuan dan pendiri organisasi Divers Clean Action (DCA) yang memiliki misi utama membersihkan sampah laut, khususnya di Kepulauan Seribu, Jakarta. Indonesia disebut sebagai produsen sampah di laut terbesar kedua setelah China. Kementerian Kelautan dan Perikanan menyebut jumlah sampah plastik yang masuk ke laut mencapai sekitar 1,29 juta ton per tahun. Mimpi Tenia adalah melihat laut Indonesia bersih. "Jadi nggak ada sampah aneh, seperti kasur dan lemari ditemukan di laut karena itu bukan tempat mereka," ujar Tenia. Swietenia Puspa Lestari adalah satu dari 100 wanita dalam daftar BBC 100 Women 2019. Setiap tahun, kami mengumpulkan 100 perempuan paling menginspirasi dan berpengaruh dari seluruh dunia dalam proyek #100women. Tema tahun ini adalah ‘Female Future’. Kami bertanya: Seperti apa wajah masa depan nanti bila perempuan diberi ruang untuk membentuknya? Baca artikel tentang Swietenia Puspa Lestari di: https://bbc.in/2W6CEv8 Video produksi : Anindita Pradana dan Callistasia Wijaya ============ Berlangganan channel ini di: https://bit.ly/2Mkg9hY Instagram: / bbcindonesia Twitter: / bbcindonesia Facebook: / bbcnewsindonesia