У нас вы можете посмотреть бесплатно Lubang Raksasa Terus Meluas, Jalan Penghubung Aceh Tengah-Bener Meriah Putus Total или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
#tribuntimur #tribunviral #aksesvital #aceh #lubang #sinkhole #kianmeluas Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-TIMUR.COM - Lubang raksasa di Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, terus meluas dan menyebabkan jalur penghubung Aceh Tengah–Bener Meriah terputus total. Pergerakan tanah aktif ini menyerupai sinkhole dan mengancam keselamatan warga. Selain akses jalan, permukiman dan infrastruktur vital ikut terdampak. Tokoh masyarakat setempat, Sukirman, menyebut longsoran masih terus bergerak dan membutuhkan penanganan serius. Dalam sehari, pergerakan tanah bisa terjadi 10 hingga 15 kali dengan lebar retakan mencapai 3–4 meter. Jika dibiarkan, longsoran berpotensi membelah kawasan hingga ke desa sekitar. Sukirman menjelaskan, gejala pergerakan tanah sudah terpantau sejak 1999. Namun kondisinya semakin parah sejak 2013 dan memburuk setelah banjir beberapa waktu lalu. Saat ini, luas area terdampak diperkirakan mencapai sekitar tiga hektare. "Pergerakan tanah ini sudah ada sejak 1999, namun sekarang kondisinya makin parah dan makin meluas sejak 2013 dan pasca banjir lalu,” ujar Sukirman. Akibat jalan utama tidak dapat dilalui, pemerintah setempat membuka jalur alternatif di sisi kanan jalan. Di sisi lain, PLN membongkar tower SUTET berkapasitas 150 kilovolt sejak Sabtu (31/1/2026). Tower tersebut dipindahkan sekitar 150 meter dari lokasi rawan bencana. Proses relokasi jaringan listrik menggunakan emergency tower berlangsung sekitar 3,5 jam. Selama pengerjaan, dilakukan pemadaman listrik sementara demi menjaga keselamatan pekerja dan masyarakat. Pemerintah daerah kini masih melakukan pemantauan intensif di lokasi. Curah hujan tinggi, kemiringan lereng yang curam, serta retakan lama yang menjadi jalur masuk air hujan turut mempercepat pergerakan tanah. Hasil pemantauan lapangan bahkan menunjukkan bidang gelincir longsoran mendekati posisi tegak lurus. Narator: Rasni Gani Supporting: Fitra Nur Suci (Mahasiswi Magang UINAM) Editor: Nurul Muhlisa (Mhs Magang UINAM)/Sanovra J.R (TRIBUN-TIMUR.COM) Update info terkini via http://tribun-timur.com/ YouTube business inquiries: 081144407111