У нас вы можете посмотреть бесплатно Ia Mundur Tanpa Kata, Tapi Jubah yang Dipakainya Mengguncang Banyak Orang или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Pada hari pengunduran dirinya, sebuah detail sederhana justru menjadi pusat perhatian: Mgr. Paskalis Bruno Syukur, OFM tampil mengenakan jubah Fransiskan. Bukan pakaian kebesaran seorang uskup, melainkan jubah sederhana yang sarat makna spiritual. Video ini mengajak kita menyelami makna simbolik jubah Fransiskan yang dikenakan Mgr. Paskalis saat ia melepas jabatan strukturalnya sebagai uskup. Sebuah pilihan sunyi, namun berbicara lantang tentang kesetiaan, kerendahan hati, dan spiritualitas Santo Fransiskus dari Assisi. Jubah itu bukan sekadar busana. Ia adalah pernyataan iman. Bahwa jabatan bisa dilepaskan, tetapi panggilan tidak pernah ditanggalkan. Dalam dunia yang sering mengukur kepemimpinan dari kekuasaan dan posisi, tindakan Mgr. Paskalis menghadirkan teladan kepemimpinan rohani sejati—kepemimpinan yang berani taat pada suara nurani, setia dalam keheningan, dan tidak melekat pada kehormatan. Melalui narasi reflektif dan dokumenter, video ini mengajak kita merenungkan: Arti sejati kepemimpinan dalam Gereja Katolik Spiritualitas Fransiskan: kesederhanaan dan pelepasan kuasa Makna pengunduran diri sebagai kesaksian iman Mengapa kesetiaan sering berbicara paling kuat dalam diam Sebuah kisah tentang iman, kerendahan hati, dan keberanian untuk setia sampai akhir. 📌 Tonton sampai selesai dan bagikan refleksi Anda di kolom komentar. Bergabung dengan channel ini untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan: / @ynchannel1982