У нас вы можете посмотреть бесплатно Demo Pendopo Trenggalek, Ratusan Warga Munjungan Kirim Air Limbah Tambak Udang Ke Bupati - bioztv.id или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
www.bioztv.id - atusan warga Munjungan menggelar aksi unjuk rasa di depan Pendopo Trenggalek, Kamis (10/10). Massa menuntut penutupan tambak udang yang diduga mencemari lingkungan. Warga juga membawa oleh oleh berupa air yang tercemar limbah tambak udang. Aksi ini sebagai bentuk akumulasi kekecewaan warga yang sudah berlangsung sejak tahun 2016. Hanung Kurniawan, perwakilan warga, mengungkapkan bahwa, warga Munjungan dan para nelayan mengeluhkan pencemaran limbah tambak udang yang langsung dibuang ke laut. Dampaknya kesehatan warga terganggu. "Sejak 2016, kami sudah mengadukan masalah ini, tapi belum ada tindakan nyata dari pemerintah. Kekecewaan warga memuncak, makanya hari ini kami turun ke jalan," ungkapnya. Hanung menambahkan bahwa warga siap melakukan aksi yang lebih besar jika dalam satu minggu tidak ada tindakan tegas dari pemerintah. "Ini hanya aksi kecil. Jika dalam seminggu tuntutan kami tidak dipenuhi, kami siap menggelar aksi yang lebih besar. Dulu, pada 2012, warga Munjungan juga pernah menggelar aksi besar di pendopo terkait masalah lain," ujarnya. Limbah tambak udang yang dibuang langsung ke laut menjadi keluhan utama warga. Menurut Hanung, nelayan sering mengalami gatal-gatal setelah melaut dan kembali ke pantai yang tercemar limbah. "Kondisinya sangat parah, terutama di musim kemarau ini. Setiap kali nelayan kembali dari melaut, mereka langsung terkena air laut yang tercemar, dan banyak dari mereka menderita gatal-gatal," jelas Hanung. Meskipun tambak udang tersebut seharusnya dilengkapi dengan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), Hanung menyatakan bahwa fasilitas tersebut tidak berfungsi maksimal. Ia juga mengaku pernah mengirimkan video pembuangan limbah langsung ke bupati pada 2023. Setelah itu baru IPAL-nya dipakai. Namun selanjutnya juga tidak maksimal. "Tapi, lucunya, lokasi IPAL lebih tinggi dari tambak, jadi airnya tidak bisa mengalir dengan baik. Ini jelas tidak masuk akal," tambahnya. Dari data yang dimiliki warga, terdapat 12 lokasi tambak udang yang beroperasi di Munjungan. Namun, pemerintah daerah hanya mencatat ada lima tambak, empat di antaranya sudah berizin, sedangkan satu tambak lainnya belum memiliki izin. Terkait aksi massa ini, Pemerintah daerah, berjanji akan segera menindaklanjuti tuntutan warga. "Alhamdulillah, hasil dari aksi ini, pemerintah daerah berjanji dalam satu minggu tambak yang tidak berizin akan ditutup. Sedangkan tambak yang sudah berizin, dalam waktu satu bulan akan ada progres terkait penggunaan IPAL," pungkas Hanung.(CIA) #Trenggalek TambakUdang #DemoWarga