У нас вы можете посмотреть бесплатно Peringatan BMKG, Cuaca Ekstrem Masih akan Terjadi hingga 12 Maret 2026, Hujan Sedang hingga Lebat или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru. Baca berita selanjutnya: https://kaltim.tribunnews.com/news/11... TRIBUNKALTIM.CO - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan potensi cuaca ekstrem di berbagai wilayah di Indonesia hingga 12 Maret 2026. Peringatan cuaca ekstrem yang dirilis BMKG ini termasuk untuk wilayah Jakarta yang termasuk kawasan siaga hujan lebat. Senin (9/3/2026) dilansir dari situs resmi BMKG, sejumlah daerah diperkirakan masih mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berpotensi disertai kilat atau petir serta angin kencang. Sebelumnya, berdasarkan catatan BMKG hujan lebat sudah terjadi di beberapa wilayah pada periode 2–4 Maret 2026. Curah hujan tinggi tercatat di Jawa Tengah sebesar 77,2 mm per hari, Jawa Timur 72,5 mm per hari, Sumatera Barat 67,5 mm per hari, Nusa Tenggara Timur 63,2 mm per hari, Jambi 57,5 mm per hari, dan Jawa Barat 53,1 mm per hari. Selain itu, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang juga terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia dengan curah hujan yang bervariasi. BMKG menjelaskan tingginya curah hujan dipengaruhi oleh berbagai dinamika atmosfer yang terjadi secara bersamaan. Faktor tersebut antara lain keberadaan tiga bibit siklon tropis di selatan Indonesia, yaitu 90S, 93S, dan 92P. Selain itu, pertemuan angin Monsun dari utara dengan aliran baratan dari Samudra Hindia di selatan Indonesia juga meningkatkan potensi pembentukan awan hujan. Fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) yang berada pada fase 5 atau Maritime Continent turut memperkuat pembentukan awan hujan, terutama di wilayah Indonesia bagian timur. Aktivitas Gelombang Kelvin dan Gelombang Equatorial Rossby juga diprediksi aktif dan dapat meningkatkan potensi hujan di berbagai wilayah. Potensi hujan hingga 12 Maret BMKG memprakirakan cuaca di Indonesia pada periode 9–12 Maret 2026 masih didominasi hujan ringan hingga sedang. Namun, peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan terjadi di banyak wilayah, antara lain Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan. Selain itu, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, serta sejumlah wilayah di Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. BMKG juga mengeluarkan peringatan dini hujan lebat hingga sangat lebat untuk beberapa daerah. Wilayah dengan status siaga antara lain Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Selatan. Selain hujan lebat, angin kencang juga berpotensi terjadi di Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, dan Papua Selatan. Masyarakat diminta waspada BMKG mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, serta angin kencang. Kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu juga perlu diperhatikan masyarakat saat merencanakan perjalanan darat, laut, maupun udara. BMKG juga meminta masyarakat memantau informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini melalui kanal resmi BMKG, seperti laman www.bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, serta media sosial @infobmkg. Dengan memantau perkembangan cuaca secara berkala, masyarakat diharapkan dapat mengantisipasi dampak cuaca ekstrem dan tetap beraktivitas dengan aman. Editor: Jofan Giantirta Uploader: Jofan Giantirta #bmkg #cuacaekstrem #peringatandini #musimhujan #indonesia 0:00 Cuaca Ekstrem Masih akan Terjadi hingga 12 Maret 2026 1:18 Dipicu dinamika atmosfer 2:51 Peringatan Dini di Sejumlah Wilayah