У нас вы можете посмотреть бесплатно Jejak Pengabdian KH Mursyidin Ketua MUI Sulawesi Tenggara Dua Periode или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Perjalanan hidup Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Drs KH Mursyidin, M.HI, sarat dengan dedikasi terhadap pendidikan, dakwah, dan pengabdian kepada masyarakat. Kiai Mursyidin merupakan putra daerah Watampone, Ibu Kota Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang lahir pada 31 Desember 1957. Pendidikan dasarnya ditempuh di SD 8 Watampone hingga tahun 1970. Sejak kecil, Kiai yang saat ini berusia 68 tahun ini telah menunjukkan ketekunan dalam menuntut ilmu agama. Pada sore hari, dia mengikuti sekolah Arab, sementara malam harinya diisi dengan mengaji dan menghafal Al-Qur’an. Tak lama kemudian berdiri Pondok Pesantren Ma’had Hadits Biru Watampone. Dia pun melanjutkan pendidikan di pondok tersebut untuk menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur’an. Selama kurang lebih empat tahun menimba ilmu, KH Mursyidin berhasil menyandang predikat hafidz pada tahun 1973.