У нас вы можете посмотреть бесплатно Tetesan Air Garam Picu Kecelakaan, Polres Bangkalan Ingatkan Warga Tak Gelar Sendiri Razia Truk или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
VP: Angga | Rep: Ahmad Faisol TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Kekhawatiran masyarakat terhadap kejadian berulang kecelakaan lalu lintas ataupun kecelakaan tunggal di Jalan Raya Desa Paterongan, Kecamatan Galis diluapkan sejumlah warga dengan menggelar audiensi ke Polres Bangkalan, Senin (11/9/2023). Warga sebelumnya juga mendatangi Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Bangkalan. Di Ruang K3i Polres, warga ditemui Kasat Lantas Polres Bangkalan, AKP Grandika Indera Waspada. Usai menemui warga, di hadapan insan jurnalis Grandika mengingatkan agar masyarakat untuk tidak melakukan sweeping atau razia tersendiri. “Karena itu tindakan pelanggaran hukum. Kami ingatkan kembali, tidak diperbolehkan karena secara undang-undang yang memiliki kewenangan untuk melakukan razia atau sweeping adalah kami dari pihak kepolisian,” imbau Grandika yang terhitung baru satu minggu menjabat kasat lantas menggantikan AKP Anindita Harcayaning Dyah. Sebelumnya, masyarakat dilibatkan secara langsung dalam gelaran razia gabungan personil Satlantas Polres Bangkalan, Dinas Perhubungan Bangkalan dan Provinsi Jawa Timur di Jalan Raya Desa Paterongan, Kecamatan Galis, Sabtu (9/9/202) pada pukul 02.00 WIB. Hasil pemeriksaan terhadap 11 unit truk pengangkut garam ditemukan sejumlah fakta bahwa petugas menemukan baluran solar di sudut bak truk, bungkusan-bungkusan garam hanya dikemas dengan karung tanpa alas di dalam bak truk, hingga tetesan air garam dari bak truk. Grandika membenarkan bahwa garam-garam yang dikirim melintas Jembatan Suramadu dikemas tidak dengan benar, tidak sesuai aturan. Sehingga menyebabkan tumpahan garam yang bercampur oli ataupun solar. “Ada banyak korban terpeleset gara-gara bekas tumpahan garam yang diangkut truk dari wilayah-wilayah timur, Madura bagian timur. Dan itu benar adanya, sudah dibuktikan oleh Bhabinkamtibmas di wilayah itu,” pungkas Grandika. #tribunmadura #sampang #pamekasan #bangkalan #sumenep