У нас вы можете посмотреть бесплатно BAMBANG SUSANTONO: ITB-BERKELEY-ADB, VISI KOTA MASA DEPAN, DAN IDEALISME DI PERSIMPANGAN IKN или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Di episode kali ini, podcast “Pojok Eititu” mendedahkan kisah perjalanan hidup Prof. Dr. Ir. Bambang Susantono, M.C.P., M.S.C.E.; sosok teknokrat sejati yang mendedikasikan ilmu dan pengalamannya untuk masa depan bangsa melalui kepakarannya di bidang infrastruktur dan penataan kota. Bermula dari bangku kuliah di Jurusan Teknik Sipil di ITB yang membentuk fondasi berpikirnya, Bambang kemudian melanjutkan studi di UC Berkeley – salah satu universitas terkemuka di dunia – hingga meraih gelar Doktor dan dua gelar Master (di bidang perencanaan kota, dan transportasi). Sekembalinya ke tanah air, Bambang membangun reputasi sebagai seorang birokrat dan teknokrat yang cemerlang. Dia dipercaya menduduki sejumlah jabatan penting, termasuk sebagai Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (2007-2009), sebelum ditunjuk menjadi Wakil Menteri Perhubungan (2009-2014). Saat bertugas sebagai Wakil Menteri inilah, dia merupakan salah satu aktor kunci di balik berbagai kebijakan strategis, di antaranya pembangunan lajur-ganda kereta api jalur Jakarta-Surabaya (sepanjang lebih dari 700 kilometer), dan upaya untuk merintis pengembangan jalur darat dari Aceh hingga Papua yang dikenal dengan nama Sabuk Nusantara. Dia juga pernah menjadi Ketua Umum Masyarakat Transportasi Indonesia (2004-2010). Kapasitas dan integritasnya diakui dunia internasional. Melalui seleksi ketat, Bambang terpilih menjadi Vice President Asian Development Bank (ADB) di Manila (2015-2022), posisi prestisius yang belum pernah ditempati oleh warga Indonesia. Panggilan pengabdian membawanya pulang ke tanah air saat Presiden Joko Widodo menunjuknya menjadi Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) pertama, Maret 2022. Amanah baru ini amat menantang, sekaligus penuh dinamika. Di tengah proses membangun "Kota Masa Depan" yang ideal di IKN, Bambang tiba di satu persimpangan. Baginya, pembangunan IKN bukan sekadar ihwal fisik, melainkan juga penerapan prinsip keberlanjutan, atas dasar keilmuan. Di titik inilah dia berhadapan dengan satu dilema: harus memilih antara kompromi atau idealisme. Dia dengan tegas dan tegar memilih untuk menjaga idealismenya, dan menepi ke samping – satu keputusan yang mengejutkan publik namun mencerminkan betapa dia memegang teguh prinsip kejujuran profesionalnya. Dalam percakapan hangat dan reflektif bersama Arya Gunawan Usis selaku host podcast "Pojok Eititu" ini, suami dari Lusie Indrawati, SH, LLM, MBA dan ayah dari dua orang putri (Nurul Parameswari Susantono dan Diannisa Paramitha) ini berbagi berbagai kisah tentang: ✅ Fondasi intelektual di ITB dan UC Berkeley ✅ Jejak pengabdian di birokrasi ✅ Sumbangsih di ADB dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Asia Pasifik ✅ Visi besar merancang "Kota Masa Depan" di IKN ✅ Menjaga idealisme di persimpangan jalan pengabdian 🎙️ BAMBANG SUSANTONO: ITB-BERKELEY-ADB, VISI KOTA MASA DEPAN, DAN IDEALISME DI PERSIMPANGAN IKN 🙌 Narasumber dan institusi terkait: @bambangsusantono @ikn_id @adb_hq @kemenhub151 @itbofficial @ucberkeley #ITB #AlumniITB #IKN #Teknokrat #BambangSusantono #PojokEititu #Kepemimpinan TIMELINE DAN HIGHLIGHTS: • 00:00 – 02:43: Intro • 03:30 – Kegiatan hari-hari ini • 08:12 – Kenangan semasa di ITB • 18:02 – Periode Berkeley • 24:34 – Memadukan ilmu teknik dan aspek sosial • 37:29 – Meluruhnya daya dukung metropolis • 40:55 – Pengabdian di birokrasi • 45:59 – Lajur ganda rel Jakarta-Surabaya dan Sabuk Nusantara • 48:48 – Memanfaatkan “soft power” • 51:48 – Sumbangsih semasa di ADB • 01:00:39 – Kembali pulang dan visi “Kota Masa Depan” IKN • 01:15:59 – “Percepatan” pembangunan IKN • 01:20:44 – Ketika akhirnya harus menepi • 01:29:19 – Tantangan masa depan IKN • 01:32:39 – Rencana mendatang dan refleksi akan pentingnya idealisme