У нас вы можете посмотреть бесплатно Debat santun Bang Zuma Dan pendeta Part 1 или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Pernahkah Anda membayangkan sebuah diskusi lintas agama yang tidak hanya tajam secara argumen, namun juga penuh dengan adab dan rasa hormat? Dalam video kali ini, kita akan menyaksikan momen Bang Zuma melakukan dialog santun dengan seorang Pendeta di forum Komal (Komunitas Live) TikTok. Diskusi ini menjadi bukti bahwa perbedaan keyakinan bisa dibahas dengan kepala dingin, logika yang jernih, dan tetap menjaga tali persaudaraan sebagai sesama anak bangsa.Beberapa poin menarik yang dibahas dalam dialog ini antara lain: Logika Ketuhanan: Diskusi mendalam mengenai konsep ketuhanan dari perspektif masing-masing kitab suci. Kupas Tuntas Ayat: Penjelasan Bang Zuma mengenai konteks sejarah dan teks yang sering menjadi pertanyaan audiens. Adab Berdebat: Bagaimana cara merespons perbedaan pendapat tanpa harus menghujat atau menjatuhkan pribadi. Mencari Titik Terang: Upaya memahami pemikiran lawan bicara demi mempertebal wawasan keilmuan.Tujuan dari penayangan video ini adalah sebagai sarana edukasi bagi umat Islam untuk memperkuat akidah (Islamiyah) dan memberikan pemahaman kristologi yang berbasis data dan literatur yang valid. Mari kita tonton hingga selesai agar tidak terjadi salah paham. Dukung Perjuangan Dakwah Bang Zuma: 📌 Jangan lupa untuk LIKE, COMMENT, dan SUBSCRIBE agar channel ini terus berkembang memberikan konten edukasi lintas agama. 📌 Aktifkan LONCENG NOTIFIKASI agar Anda tidak ketinggalan update dialog terbaru. Disclaimer: Video ini bertujuan untuk edukasi dan perbandingan pemikiran keagamaan secara akademis dan logis. Kami menghimbau audiens untuk tetap berkomentar secara bijak, santun, dan tidak mengandung unsur SARA atau kebencian.