У нас вы можете посмотреть бесплатно Kemenag Toraja Utara: Satu-satunya Calon Jemaah Haji 2026 adalah Jamaah Lunas Tunda или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
#tribuntimur #tribunviral #torajautara #kuotahaji2026 Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Kantor Kementerian Haji Kabupaten Toraja Utara sampaikan musim haji 1447 H/2026 M, Toraja Utara hanya memperoleh satu kuota jamaah haji. Kepala Kantor Kementerian Haji Toraja Utara, H. Sudirman, menjelaskan bahwa satu jamaah tersebut merupakan jamaah lunas tunda tahun lalu yang seluruh proses administrasinya telah rampung. "Prosesnya sudah berjalan mulai dari pemeriksaan kesehatan, pelunasan, manasik, hingga vaksinasi. Saat ini tinggal persiapan akhir sebelum berangkat ke tanah suci," terangnya diruangannya, yang saat itu sedang memakai kopia hitam, Selasa, (3/3/2026). Menurutnya, jamaah tersebut dijadwalkan masuk Asrama Haji pada 2 Mei 2026 dan akan bergabung dengan rombongan jamaah dari Kabupaten Wajo sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci. Kepala Kantor Kementerian Haji Toraja Utara itu menjelaskan, berkurangnya kuota Toraja Utara disebabkan perubahan sistem pengelolaan kuota dari sistem kabupaten menjadi sistem provinsi sejak beralihnya kewenangan ke Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia. "Sebelumnya saat masih di bawah Kementerian Agama Republik Indonesia, Toraja Utara mendapat kuota sekitar 20 orang per tahun, dikurangi lima persen untuk lansia," Jelasnya. Namun sekarang sistemnya keadilan berbasis provinsi, untuk tahun 2026. Sehingga tahun ini Toraja Utara dapatkan 1 kuota Haji. "Itupun kuota lunas tunda tahun lalu," Ungkapnya. Sementara, Toraja Utara tahun ini satu orang dapatkan kuota lansia. Dari total 484 kuota lansia provinsi Sulsel, satu di antaranya berasal dari Toraja Utara. Namun sayangnya, setelah diverifikasi, jamaah tersebut diketahui telah meninggal dunia. "Almarhum berjenis kelamin laki-laki itu berusia 85 tahun. Kemudian dilimpahkan ke ahli waris," Ungkapnya. Namun di karenakan itu kuota lansia, sehingga ahli waris tidak bisa langsung berangkat, tapi kembali mengikuti porsi reguler. Ia menambahkan, bahkan pemberangkatan haji tahun 2025 lalu, ada jamaah yang meninggal saat ditanah suci. Menurutnya, jika calon jemaah haji sebelum keberangkatan, porsi bisa dilimpahkan. Namun jika wafat setelah proses pelepasan menuju bandara atau di Tanah Suci, maka tidak ada pelimpahan porsi. Namun bisa dilakukan pengembalian dana sesuai ketentuan. Hingga saat ini, jumlah daftar tunggu haji di Toraja Utara mencapai 555 orang. Pendaftar terakhir yang akan berangkat tahun ini secara reguler adalah pendaftar 24 Oktober 2011. Sementara pendaftar di Sulsel pada tahun itu, sekitar 12.000. Sementara yang berangkat kisaran 9.000. Sehingga masih tersisa 3 ribu lebih. Secara nasional, sistem saat ini menetapkan rata-rata masa tunggu sekitar 26 tahun 4 bulan untuk seluruh Indonesia. "Kalau mendaftar hari ini, maka siap menunggu sekitar 26 tahun ke depan. Semua sudah disamaratakan," katanya. Ia juga menyebut, dalam dua tahun ke depan ada kemungkinan Toraja Utara tidak mendapatkan kuota reguler jika tidak ada kuota tambahan seperti lansia. Harapan untuk Jamaah Haji Sudirman berharap jamaah asal Toraja Utara yang akan berangkat tahun ini dapat menjalankan ibadah dengan lancar. "Kita berharap jamaah berangkat dalam keadaan sehat dan kembali juga dalam keadaan sehat. Kita juga berdoa agar situasi di Tanah Suci tetap kondusif sehingga ibadah bisa berjalan dengan baik," tutupnya. Reporter: Zul Fadly Narator: Rasni Gani Supporting:Nurfadilla(Mhs Magang UNHAS) Editor vidio: Rasmi Padanun(Mhs Magang UNM)/Sanovra J.R