У нас вы можете посмотреть бесплатно SANTRI AL-KHOZINY CERITAKAN DETIK-DETIK BANGUNAN AMBRUK SAAT LAKSANAKAN SHALAT ASHAR или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
SANTRI AL-KHOZINY CERITAKAN DETIK-DETIK BANGUNAN AMBRUK SAAT LAKSANAKAN SHALAT ASHAR Bangunan tiga lantai yang berada di Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur tiba-tiba runtuh pada Senin 29 September 2025 sore kemarin. Akibatnya, para santri yang saat itu sedang melaksanakan salat ashar, tertimbun reruntuhan bangunan. Berdasarkan hasil evakuasi hingga Selasa 30 September 2025 pagi, sudah ada sebanyak 102 orang yang berhasil dievakuasi. Satu orang di antaranya meninggal dunia. Rizki Ramadhan, salah satu santri Pondok Pesantren Al Khoziny, menceritakan detik-detik terjadinya peristiwa mengerikan tersebut. Saat itu, Rizky bersama beberapa santri lain dan sejumlah pekerja tengah melakukan pengecoran lantai lima di atas mushala. Di tengah pekerjaan tersebut, lantai yang sedang mereka cor tiba-tiba ambruk. Pada saat bersamaan, banyak santri laki-laki yang sedang melaksanakan salat ashar di mushala. Sejurus kemudian, suasana pun berubah menjadi kepanikan disertai teriakan demi teriakan. Rizki sendiri tak bisa berbicara banyak akibat luka robek di bagian dagu, dahi, serta pipi. Beruntung, luka yang dialaminya tidak begitu parah sehingga diperbolehkan istirahat di rumah setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Siti Hajar, Sidoarjo. Adapun di rumah sakit ini, terdapat puluhan korban luka lainnya, serta satu orang yang berada dalam kondisi kritis. Sementara korban meninggal, diketahui bernama Ahmad Maulana Alfian Ibrahim, seorang santri berusia 13 tahun asal Kecamatan Pabean Cantikan, Kota Surabaya. Terkait peristiwa ini, Pengasuh Ponpes Al Khoziny KH R Abdul Salam Mujib mengatakan, pembangunan mushala tersebut sudah berjalan sekira sembilan hingga sepuluh bulan. Rencananya bagian bawah bangunan difungsikan untuk mushala dan lantai atas bakal difungsikan untuk hall atau pusat kegiatan santri. Bangunan ini masih dalam tahap pengerjaan, bahkan aktivitas pengecoran lantai masih berlangsung pada pagi hingga siang hari sebelum bangunan itu akhirnya ambruk. (*) Produser : Ribut Raharjo Penulis : Mona Kriesdinar Program : Tribun Jogja News Host : Prisca Ruri Editor : Afiffudin Uploader : Afiffudin Sumber : kompas Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru