У нас вы можете посмотреть бесплатно MISTERI JATUHNYA PESAWAT TANKER AS, MILISI IRAK KLAIM PENEMBAKAN или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
MISTERI JATUHNYA PESAWAT TANKER AS, MILISI IRAK KLAIM PENEMBAKAN Militer Amerika Serikat menghadapi kerugian operasional serius setelah sebuah pesawat pengisi bahan bakar strategis, KC-135 Stratotanker, jatuh di wilayah Irak Barat pada hari Kamis 12 Maret 2026 waktu setempat. Komando Pusat AS atau CENTCOM menyatakan bahwa insiden tersebut terjadi di wilayah udara yang aman selama Operation Epic Fury. Mereka juga menyatakan bahwa kecelakaan tersebut kemungkinan disebabkan oleh tabrakan atau manuver jarak dekat dengan pesawat kedua yang berhasil mendarat dengan selamat. Meskipun CENTCOM menegaskan bahwa jatuhnya pesawat bukan disebabkan oleh tembakan musuh maupun rekan, kelompok Perlawanan Islam di Irak mengeklaim telah menembak jatuh pesawat tersebut. Setidaknya hingga Jumat 13 Maret 2026, misi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung untuk mencari setidaknya tiga awak yang bertugas di dalam tanker tersebut. Adapun insiden ini menambah daftar panjang kerugian aset udara AS sejak perang dimulai pada 28 Februari. Sebelumnya, tiga jet tempur F-15E Strike Eagle juga jatuh akibat salah sasaran oleh pertahanan udara Kuwait pada awal Maret 2026. Berdasarkan data Pentagon, total korban militer AS kini mencapai 8 jiwa tewas dan 140 personel luka-luka. Sedangkan korban jiwa di Iran mencapai 1.348 orang dan 15 korban jiwa di Israel. Di dalam negeri, Presiden Donald Trump menghadapi krisis legitimasi perang. Jajak pendapat dari Universitas Quinnipiac menunjukkan bahwa 53% pemilih menentang operasi militer terhadap Iran, sementara 74% menolak keras pengerahan pasukan darat. Perpecahan tajam bahkan terjadi di internal gerakan "MAGA", di mana tokoh seperti Tucker Carlson secara terbuka mengecam perang tersebut sebagai tindakan jahat dan menuding Presiden telah disesatkan oleh para penasihatnya mengenai tingkat dukungan publik yang sebenarnya. Meski pemerintahan Trump berargumen bahwa konfrontasi ini krusial untuk mencegah perang nuklir, namun narasi yang berubah-ubah dari pejabat tinggi telah semakin menyulitkan pemerintah untuk membangun dukungan publik. Dengan meningkatnya korban jiwa dan ketidakpastian operasional di lapangan, Operation Epic Fury kini menjadi salah satu konflik paling memecah belah dalam sejarah politik modern Amerika Serikat. (*) Produser : Ibnu Taufik Juwariyanto Penulis : Mona Kriesdinar Program : Tribun Jogja News Host : Prisca Ruri Editor : Afiffudin Uploader : Afiffudin Sumber : Aljazeera Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru