У нас вы можете посмотреть бесплатно Memahami Makna Takbir | Ustadz Ammi Nur Baits или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
MEMAHAMI MAKNA TAKBIR Ustadz Ammi Nur Baits حَفِظَهُ الله تعالى 🗓️ Rabu, 4 Februari 2026 🏢 Masjid Al Marhamah, Candi Gebang, Yogyakarta بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم Melanjutkan pembahasan Buku Tafsir Shalat, perihal memahami makna takbir, kalimat ‘Allahu akbar’ yang artinya Allah Maha Besar. Dialah Dzat Yang Maha Besar. Maha Besar Dzat-Nya, Maha Agung nama dan sifat-Nya. Sehingga dalam kalimat takbir terkandung makna menetapkan semua kesempurnaan untuk Allah, dan mensucikan-Nya dari semua kekurangan dan cacat. Pujian kepada Allah itu ada 2 macam yakni : 1. Menyebutkan kelebihan & kesempurnaan 2. Menyucikan dari kekurangan, semisal subhanallah Jika kedua hal di atas tidak ada maka bukan pujian, semisal seseorang mengatakan kata Allah berulang kali Dalam Hasyiyah ar-Raudhul Murbi’ dinyatakan, Kalimat takbir mencakup makna menetapkan semua kesempurnaan untuk Allah, mensucikan-Nya dari segala kekurangan dan aib, meyakini hanya Dia yang berhak diagungkan. Serta mengandung pengagungan dan pemuliaan. (Hasyiyah ar-Raudhul Murbi’, 2/10) Hikmah dari kita menyebut nama Allah ketika takbir adalah agar muncul rasa pengagungan & pemuliaan kepada Allah, sehingga hamba itu tunduk & patuh kepada Allah. Sehingga tidak selayaknya hamba itu mengingat selain Allah maka ketika shalat benar-benar berusaha fokus mengingat Allah, sekalipun ini berat. Takbiratul ihram tidak disyaratkan harus dibarengkan dengan niat shalat. Menggabungkan dua hal ini adalah mustahil. Karena anggapan inilah, banyak orang yang ditimpa penyakit was-was ketika takbir, sehingga takbirnya dilakukan berulang-ulang. Al-Kasani mengatakan, “Boleh mendahulukan niat dari pada takbiratul ihram menurut madzhab kami (hanafi), jika tidak ada kegiatan apapun yang menyelai antara niat dan takbiratul ihram.” (Badai as-Shanai, 1/329). Ibnu Qudamah juga menegaskan, “Para ulama madzhab kami (hambali) mengatakan, ‘Boleh mendahulukan niat sebelum takbiratul ihram, selama jedanya tidak lama.” (al-Mughni, 1/339). Kesalahan Pengucapan Takbiratul Ihram Kalimat takbir: Allaahu akbar, yang dipanjangkan hanya lafal: Allaa..h. Sedangkan kata ‘Akbar’ dibaca pendek. Ada beberapa kesalahan dalam membaca takbir, karena kesalahan panjang pendeknya. a. Aaallaa. hu (Aaal..dibaca panjang). Lafal ini artinya: Apakah Allah Maha-Besar? b. Aaa..k-bar (Aaa..k..dibaca panjang). Lafal ini artinya: Apakah Allah Maha-Besar? c. Akbaa...r (baa..r..dibaca panjang). Kata Akbaaar [اكبار] artinya beduk. Sehingga kalimat ‘Allaahu Akbaa..r artinya Allah adalah beduk. Maha Suci Allah dari kalimat semacam ini. Kesalahan-kesalahan dalam membaca lafal takbir menyebabkan kesalahan arti. Semua arti yang salah di atas merupakan kalimat kekufuran. Orang mempertanyakan: “Apakah Allah Maha Besar??” Berarti telah meragukan sifat Maha Besar Allah Taala. wallahu'alam Youtube : • Memahami Makna Takbir | Ustadz Ammi Nur Baits Facebook : / ustadzamminurbaits #tafsir #shalat #takbir #niat