У нас вы можете посмотреть бесплатно PKM-VGK UNIVERSITAS BRAWIJAYA 2022 - ECO-SMART BUILDING или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Eco-Smart Building: Rumah Susun Berdaya Guna Sebagai Upaya Pemanfaatan Limbah dan Keterbatasan Lahan Pertanian Urban di Masa Depan Fenomena meningkatnya penduduk yang terjadi di Indonesia bagaikan dua sisi mata uang. Badan Pusat Statistik mengungkapkan selama 2 tahun terakhir terjadi peningkatan jumlah penduduk sebesar 1,5 selama dua tahun terakhir. Sebuah peluang jika dijadikan sebagai upaya pengembangan sumber daya manusia, namun dapat menjadi ancaman pada ketersediaan lahan dan pangan, kebutuhan air bersih, dan pencemaran lingkungan. Produksi sampah di Indonesia selalu meningkat jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yaitu sebesar 32 juta ton per tahun pada 2020 dan 29 juta ton per tahun pada 2019. Data ini bahkan baru mencakup masalah sampah rumah tangga di 201 kota atau kabupaten di Indonesia, mengingat seluruhnya mencapai 415 kabupaten dan 93 kota. Berdasarkan data yang telah diperoleh, dapat disimpulkan bahwa konsumsi masyarakat selalu meningkat seiring dengan kenaikan jumlah penduduk karena kebutuhan yang semakin tinggi. Hal ini sangat disayangkan karena manusia yang semakin banyak membutuhkan lahan hunian yang memadai, sehingga banyak dilakukan alih fungsi lahan seperti lahan pertanian. Dibuktikan dengan tingginya konversi lahan di Indonesia dari tahun ketahun menunjukkan nilai yang terus meningkat. Dalam mengatasi hal ini, pemerintah telah memberikan solusi berupa RUSUNAWA yang tertuang dalam Rencana Strategis Penyediaan Perumahan Tahun 2015-2019 namun hasilnya kurang maksimal. Berdasarkan penjelasan di atas maka dibutuhkan suatu hunian yang ramah lingkungan dengan pemanfaatan potensi lahan yang tersisa di perkotaan. Inovasi Eco-Smart Building sebagai Rumah Susun Berdaya Guna merupakan solusi yang tepat dalam menyelesaikan masalah yang telah dijabarkan. Eco-Smart Building ini diharap mampu membangun sistem pertanian perkotaan yang tidak bergantung pada musim ataupun lahan dengan menerapkan pertanian bawah tanah (underground farming) yang berbasis Artificial Intelligence (AI) serta memanfaatkan sampah rumah tangga yang diolah menjadi energi terbarukan. Inovasi ini diharapkan dapat mencapai Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), poin nomor tujuh yaitu membangun kota yang aman, tangguh, dan inklusif, nomor sebelas yaitu energi bersih dan terjangkau, nomor dua belas memastikan pola konsumsi dan produksi secara berkelanjutan. Tim Eco-Smart Building: Tarisa Rifanjani Khumairoh Vita Dewi Uswatun Khasanah Furqan Maulana Pranata Kesid Dewa Wicaksana Dosen Pendamping: Vi'in Ayu Pertiwi, SP., MP. Stay tuned on: Instagram: https://www.instagram.com/ecosmartbuilding YouTube: Eco-Smart Building “For us, for earth.” #pkmvgk22dikti #PKMVGK #UB #KEMENDIKBUD #PKMDIKTI