У нас вы можете посмотреть бесплатно Pemkab Kediri Sambut Bansos Pemprov Jatim Senilai Rp15 Miliar untuk Warga или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Pemerintah Kabupaten Kediri menyambut baik penyaluran bantuan sosial dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam kegiatan Sapa Bansos yang dipimpin langsung oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa di UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras Kediri, Minggu (1/3). Dukungan tersebut dinilai menjadi bukti nyata sinergi antar level pemerintahan dalam memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat Kabupaten Kediri. Mewakili Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada masyarakat Kabupaten Kediri, terlebih di momentum bulan suci Ramadan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. “Kehadiran Ibu Gubernur tentu menjadi kebahagiaan bagi masyarakat Kabupaten Kediri. Melalui kegiatan ini, kita dapat menyaksikan langsung kepedulian Pemerintah Provinsi dalam membantu masyarakat yang membutuhkan,” katanya. Menurutnya, bantuan sosial tersebut sangat berarti dalam membantu memenuhi kebutuhan keluarga penerima manfaat, sekaligus menghadirkan rasa aman dan kebahagiaan di tengah masyarakat. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah terus diperkuat supaya semakin banyak masyarakat yang dapat dibantu dan ditingkatkan kesejahteraannya. "Sebagai bentuk komitmen daerah dalam mendukung program perlindungan sosial, Pemkab Kediri melalui Dinas Sosial juga membuka layanan reaktivasi Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK). Dari total 47.639 jiwa yang sempat nonaktif, hingga Februari 2026 tercatat 2.253 jiwa telah kembali teraktivasi," tambahnya. Selain itu, disampaikan pula progres pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Plosokidul yang saat ini telah mencapai 10,89 persen dan ditargetkan selesai tepat waktu guna mendukung peningkatan akses pendidikan masyarakat. Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut kegiatan ini menjadi wujud penguatan sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota dalam upaya menurunkan angka kemiskinan dan kemiskinan ekstrem, serta mendorong penguatan ekonomi melalui pengembangan UMKM. "Ada bantalan sosial, sifatnya charity untuk kategori vulnerable group kelompok rentan disabilitas berat dan lansia kurang mampu itu kita menyampaikan asistensi sosial, penyandang disabilitas dan PKH Plus bagi lansia kurang mampu. Tapi juga ada program untuk KIP Jawara, untuk pengentasan kemiskinan ekstrem dan untuk zakat produktif ini sifatnya bantalan ekonomi. Ada juga yang sifatnya penguatan dan pemberdayaan untuk tingkat desa," ungkapnya. Dalam kegiatan tersebut disalurkan berbagai bentuk bantuan, antara lain Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD), Bantuan Sosial Lansia (PKH Plus), Bantuan Kewirausahaan Inklusif dan Produktif (KIP) Putri Jawara, Bantuan Kemiskinan Ekstrem, Zakat Produktif, Bantuan Operasional Pendamping PKH Plus, Tali Asih bagi TKSK dan TAGANA, Bantuan Program Pemberdayaan BUMDes, Program Desa Berdaya, Program Jatim Puspa, serta Bantuan Keuangan Desa dengan total nilai mencapai Rp15.061.879.000. Bantuan tersebut difokuskan pada kelompok rentan, khususnya penyandang disabilitas berat dan lansia kurang mampu, sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan penguatan kesejahteraan masyarakat.