У нас вы можете посмотреть бесплатно Nada Tinggi PM Malaysia Bantah Serahkan Wilayah ke Indonesia, Picu Debat Panas di Sidang Parlemen или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Baca Selengkapnya di https://video.tribunnews.com/news/909... Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Sidang Dewan Rakyat Malaysia yang digelar pada Rabu (4/2/2026) dengan agenda pembahasan sengketa perbatasan Malaysia-Indonesia berlangung memanas. Perdana Menteri Anwar Ibrahim menegur keras anggota parlemen oposisi yang melontarkan pernyataan yang dinilainya kasar dan menghina. Situasi itu memicu protes balasan dari kubu oposisi yang menilai ucapan Anwar justru tidak pantas secara parlementer. Dalam paparannya, Anwar menyangkal isu bahwa pemerintahannya menyerahkan lebih dari 5.000 hektare lahan Malaysia kepada Indonesia. Ia mengatakan Malaysia dan Indonesia terikat oleh perjanjian perbatasan yang telah ada sejak lebih dari seabad yang lalu. "Saya sangat keberatan terhadap tuduhan dan fitnah yang menyatakan bahwa kami telah mengkhianati negara," kata Anwar, dikutip dari The Star pada Kamis (5/2/2026). Pernyataan Anwar memicu reaksi keras dari sejumlah anggota parlemen oposisi. Rosol Wahid (PN–Hulu Terengganu) mengajukan Standing Order 36(12), dengan alasan tudingan Anwar terhadap oposisi bersifat tidak parlementer. "Masalahnya adalah tuduhan Perdana Menteri bahwa kami melontarkan kata-kata kasar dan bersikap tidak sopan, termasuk terhadap Pendang. Saya rasa itu tidak parlementer," ucapnya. (Tribun-Video.com) Program: Tribunnews Update Host: Agung Tri Laksono Editor Video: Tegar Melani Uploader: Panji Anggoro Putro