У нас вы можете посмотреть бесплатно 🔴Iran Gertak AS! Bakal Hanguskan Zionis Jika Nekat Serang hingga Israel Simulasi Perang Besar или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Pemerintah Iran kembali mengancam Amerika Serikat terkait serangan ke negaranya. Iran mengancam bakal membombardir Israel jika Amerika Serikat nekat melancarkan serangan ke Teheran. Ancaman tegas itu disampaikan oleh penasihat senior Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, Ali Shamkhani pada Selasa (3/2). "Jika Amerika menyerang, kami akan menggempur Israel," kata Shamkhani. Menurut Shamkhani, Israel dan Amerika Serikat merupakan satu kesatuan. Sehingga jika Amerika Serikat menyerang Iran, maka Israel sudah pasti terlibat. Oleh karena itu Iran mengancam bakal turut membombardir Israel jika Amerika Serikat nekat menyerang Teheran. Shamkhani turut menyinggung soal pengerahan kapal induk AS USS Abraham Lincoln di Timur Tengah. Ia juga bicara mengenai tuntutan Amerika Serikat soal uranium Iran. Shamkhani menegaskan Iran tidak akan menyerahkan uranium lantaran pengembangan itu dinilai dilakukan demi kepentingan sipil. Sementara itu, Pasukan militer Israel menggelar latihan perang melawan Iran pada Selasa (3/2). Latihan tersebut menjadi salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir lantaran melibatkan skenario dimana mengerahkan 2.000 rudal. Dilaporkan, latihan itu dilakukan Komando Garda Depan sekitar pukul 02.00 dini hari waktu setempat. "Komando Garda Depan melakukan latihan terbesar dalam beberapa waktu terakhir, yang mensimulasikan perawatan dan penyelamatan korban dari lokasi kehancuran," demikian laporan. Dari informasi surat kabar Maariv, ratusan tentara dan komandan Israel ikut dalam latihan tersebut. Latihan itu berlangsung di fasilitas pangkalan militer di Zikim, wilayah selatan ibu kota Tel Aviv. Sebagai informasi, Israel mempertahankan status siaga maksimum di seluruh wilayahnya pada Senin (26/1/2026). Hal itu dilakukan sebagai antisipasi potensi serangan militer Amerika Serikat terhadap Iran. Langkah ini diambil di tengah kekhawatiran adanya serangan balasan dari Teheran yang berpotensi menyasar Israel. Diketahui, ketegangan di kawasan meningkat sejak protes anti-pemerintah mencuat di Iran pada Desember 2025. Ketegangan semakin meningkat saat Presiden AS, Donald Trump mengumumkan mengerahkan armadanya ke Timur Tengah. Pengerahan kapal perang itu sebagai langkah antisipatif jika Washington memutuskan mengambil tindakan terhadap Teheran. Mengingat sebelumnya, Washington dan Tel Aviv turut mengawasi situasi demo di Iran (Tribun-Video.com/Umi Wakhidah) Program: Hot Topic Editor Video: Difa Isnaeni Azizah