У нас вы можете посмотреть бесплатно 🔴Siswa SD Negeri 24 Pinrang Belajar di Pelataran Terminal Paleteang или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
TRIBUN-TIMUR.COM, PINRANG -- Pemandangan tak biasa terlihat di Terminal Penumpang Paletang, Kecamatan Paleteang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel). Bukan penumpang yang memadati area terminal, melainkan siswa UPT SD Negeri 24 Pinrang yang mengikuti aktivitas belajar. Siswa terpaksa mengungsi dan melakukan aktivitas belajar di terminal dikarenakan pembangunan gedung sekolah tak kunjung selesai. Dari pantauan Tribun-Timur.com, Jumat (23/1/2026), area terminal tampak disulap menjadi ruang kelas. Kain berwarna biru mengelilingi sudut-sudut terminal, berfungsi sebagai dinding pemisah antar kelas. Di balik kain biru itu, siswa-siswa SD terlihat serius belajar. Papan tulis hanya disandarkan di besi terminal. "Panas kak, tapi senang," ucap salah seorang siswa kepada Tribun-Timur.com. Hanya beberapa meter dari kelas darurat, beberapa mobil terparkir menunggu penumpang. Kepala UPT SD Negeri 24 Pinrang, Waliana mengatakan, pihaknya terpaksa menyulap area Terminal Penumpang sebagai kelas darurat karena pembangunan gedung kelas tak kunjung selesai. Kata dia, aktivitas belajar di Terminal Penumpang itu sudah direstui orang tua murid. Waliana mengutarakan, sebanyak 11 kelas dijadikan kelas darurat di Terminal Penumpang Paleteang. Pihaknya pun sudah mengantisipasi agar mobil-mobil penumpang tidak mendekati siswanya saat beraktivitas di area terminal. Waliana pun berharap, perbaikan gedung sekolahnya segera selesai agar siswa kembali beraktivitas di sekolah. Terpisah, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Pinrang, Mukhtar mengatakan, dirinya sudah menyampaikan ke pihak sekolah agar siswa menggunakan gedung yang sudah selesai direnovasi. Namun menurutnya, pihak sekolah menunggu gedung kelas dibangun rampung. Mukhtar mengungkapkan, pihaknya memang melakukan rehab total ruang kelas SDN 24 Pinrang menggunakan anggaran perubahan 2025 Perusahaan yang mengerjakan proyek itu yakni CV Arya Putra dengan nilai kontrak Rp 1,2 miliar. Pihaknya juga sudah mengenakan sanksi denda kepada perusahaan dengan ketentuan 1:1.000 dari nilai kontrak karena belum rampung sesuai jadwal kontrak.(*) ================== WAWANCARA : Kepala UPT SD Negeri 24 Pinrang, Waliana REPORTER : Rachmat Ariadi Host: Fiorena Jieretno Operator: Zakly/ Amirah Sridinanti, Ridha Adawiyah (Mahasiswa Magang UNHAS) (TRIBUN-TIMUR.COM) Update info terkini via http://tribun-timur.com/ Follow dan like fanpage Facebook http://bit.ly/FBTribunTimurMks YouTube business inquiries: 081144407111 Follow akun Instagram http://bit.ly/IGTribunTimur Follow akun Twitter http://bit.ly/twitterTribunTimur