У нас вы можете посмотреть бесплатно Menaklukkan Ketakutan... || 2 Timoteus 1:7 || Renungan Harian - Kamia, 26 Pebruari 2026 или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
RENUNGAN HARIAN Kamis, 26 Pebruari 2026 – 2 Timoteus 1:7 “Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.” “Ai dilehon Debata do tu hita tondi hagogoon, tondi haholongon, tondi pangarajaion diri, ndada tondi hatahuton.” MENAKLUKKAN KETAKUTAN DENGAN KUASA TUHAN Saudara/i, sahabatku di dalam nama Tuhan Yesus! Paulus sedang berada di dalam penjara. Secara manusiawi, tentu ia punya banyak alasan untuk takut, masa depan tidak jelas, ancaman hukuman mati di depan mata. Tetapi menariknya, dari balik penjara, Paulus justru tidak berbicara tentang ketakutannya. Ia malah menguatkan Timotius supaya jangan takut. Sebuah teladan iman yang luar biasa, dan dari pengalaman Paulus inilah kita belajar satu hal penting: keberanian tidak ditentukan oleh situasi, tetapi oleh siapa yang menguasai hati kita. Sahabaktu semua! Ketakutan adalah pengalaman yang sangat manusiawi. Kita takut pasti takut gagal, takut ditolak, takut tidak mampu, takut menghadapi masa depan, takut kehilangan dan berbagai ketakutan lainnya termasuk dalam pelayanan. Di sinilah Paulus berkata dengan tegas: Allah tidak memberikan roh ketakutan. Artinya, ketakutan yang melumpuhkan, yang membuat kita mundur dari panggilan Tuhan, itu bukan berasal dari Allah. sebaliknya, Allah justru memberikan tiga kekuatan dalam diri kita sebagai anak-anakNya Pertama, roh yang membangkitkan kekuatan. Kata “kekuatan” di sini berbicara tentang kuasa Ilahi, bukan soal mental yang kuat atau karakter yang keras, tetapi kuasa Roh Kudus yang memampukan. Ketika kita merasa lemah, Tuhan tidak menuntut kita kuat dengan kemampuan sendiri. Ia memberi kekuatan-Nya. Keberanian orang percaya bukan karena ia hebat, tetapi karena ia tahu Tuhan menyertainya. Kedua, roh kasih. Ketakutan sering membuat orang menjadi egois dan defensif. Tetapi kasih membuat kita berani. Orang yang tahu dirinya dikasihi Tuhan akan lebih berani menghadapi apa pun. Kasih juga membuat kita tetap melayani meski ada risiko yang harus ditanggung. Kasih mengusir ketakutan, karena fokusnya bukan pada diri sendiri, tetapi pada panggilan Tuhan. Ketiga, roh ketertiban atau penguasaan diri. Tuhan memberi kita pikiran yang sehat. Dalam tekanan, kita tidak perlu panik. Dalam masalah, kita tidak perlu gegabah. Roh Kudus menolong kita untuk tetap tenang, berpikir jernih, dan bertindak bijaksana. Sahabatku! Mungkin hari ini ada di antara kita yang sedang menghadapi ketakutan: ketakutan ekonomi, ketakutan kesehatan, ketakutan keluarga, atau bahkan ketakutan dalam pelayanan. Jika Roh Tuhan diam di dalam kita, maka ada kuasa untuk bertahan, ada kasih untuk tetap mengasihi, dan ada ketenangan untuk tetap teguh. Mari kita belajar seperti Timotius, mendengar nasihat rasul Paulus dan mempercayai janji Tuhan. Jangan biarkan ketakutan mendikte langkahmu. Kita semua memiliki "DNA" pemberani karena Roh yang ada di dalam kita jauh lebih besar dari hal apapun yang akan mengusik kesetiaan dan iman kita kepada Yesus Kristus. Amin! Selamat Beraktivitas! Tuhan Memberkati.