У нас вы можете посмотреть бесплатно Uji Laboratorium Membuktikan: Curcuma Terbaik untuk Antioksidan & Keamanan Herbal или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Apakah semua kunyit dan temulawak memiliki khasiat antioksidan yang sama? Video ini membahas hasil penelitian ilmiah terbaru yang membandingkan 5 spesies Curcuma populer di Asia Tenggara, yaitu: ✅ Curcuma longa (kunyit) ✅ Curcuma xanthorrhiza (temulawak) ✅ Curcuma aeruginosa ✅ Curcuma zedoaria ✅ Curcuma caesia (kunyit hitam) 🔬 Berdasarkan uji fitokimia, kandungan fenolik & flavonoid, uji DPPH (antioksidan), serta uji toksisitas BSLT, penelitian ini menunjukkan: Spesies Curcuma dengan antioksidan tertinggi Perbedaan kadar fenol & flavonoid Mana yang aman dan tidak toksik Potensi Curcuma sebagai bahan obat, suplemen, dan nutraseutikal 📚 Video ini cocok untuk: Praktisi herbal & terapis kesehatan Mahasiswa farmasi & kesehatan Peneliti tanaman obat Masyarakat umum yang ingin mengonsumsi herbal berbasis bukti ilmiah 📌 Semua pembahasan mengacu pada jurnal internasional terindeks dan dijelaskan dengan bahasa yang mudah dipahami. 👉 Jangan lupa subscribe, like, dan share agar edukasi herbal berbasis sains semakin luas! Silahkan bergabung ke grup WA layanan konsultasi pelanggan HerbalE https://chat.whatsapp.com/Hzq7ethpTUJ. Silahkan pula mengakses kelas khusus dan resep ramuan herbal di link berikut https://lynk.id/herbale #Curcuma #Kunyit #Temulawak #KencurHitam #CurcumaLonga #CurcumaXanthorrhiza #CurcumaZedoaria #CurcumaAeruginosa #Antioksidan #UjiLaboratorium #HerbalIlmiah #KeamananHerbal #Fitokimia #Fenolik #Flavonoid #PenelitianHerbal #HerbalIndonesia #EvidenceBasedHerbal