У нас вы можете посмотреть бесплатно Siapa itu Wahabi, dan siapa yang patut di ambil ilmunya? или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Mengapa Merasa Terzholimi dengan Sebutan Wahabi ? Istilah Wahabi dari Masa ke Masa 1. Syekh Ibnu Utsaimin mengakui julukan Wahhabi adalah nisbah kpd Muhammad bin Abdul Wahhab dan menyatakan bahwa kelompok Wahhabi adalah pengikut Quran Sunnah. "Sesungguhnya Wahhabi, segala puji bagi allah, yaitu paling teguh2nya manusia yg berpegang teguh pada kitab allah dan sunah rosulnya saw." (Majmuk Fatawa Waro as Sa'il, Juz 3, No. 60) 2. Syekh Bin Baz di kitab Fatawa Nur ala Ad Darb Juz 1 Soal ke 6 Halaman 16 : ” Soal ke 6 : Seseorang bertanya kepada Syaikh Bin Baz : Sebagian manusia menamakan Ulama-Ulama di Arab Saudi dengan nama Wahhabiyyah, adakah antum ridho dengan nama tersebut ? dan apa jawaban untuk mereka yang menamakan antum dengan nama tersebut ?” Jawaban : "Julukan tersebut masyhur bagi ulama tauhid di Najd yang menisbatkan dirinya kepada Muhammad bin Abdul Wahhab ..." Lalu di Hal.17 berbunyi : "... maka pengikutnya dan orang2 yang mengikuti dakwahnya di daerah Najd disebut dengan Wahhabiy..." 3. Syeh Muhammad Khalil Harras seorang ulama besar Mesir, mengakui dan dgn bangga menuliskan judul kitab karyanya dgn nama “al Harakah al Wahhabiyyah” (Gerakan Paham Wahabi). Buku ini dicetak penerbit Dar al Kutub al Arabi. Isi buku ini adalah pembelaan “mati-matian” terhadap ajaran/paham Wahabi. Penulisannya dgn bangga menyebut gerakan ajaran Wahhabi dengan nama “ad Da’wah al Wahhabiyyah 4. Syekh Ahmad bin Hajar al Buthomi seorang ulama besar Wahhabi Qatar, mengakui julukan Wahhabi, dan menulis dalam kitab, Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab 'Aqidatuh as Salafiyyah wa Da'watuh al Islam, halaman 105 : “Golongan Muslimun al Wahhabiyyun mampu mendirikan negara Islam atas asas daripada prinsip-prinsip Wahhabiyyah”. 5. Ir. Soekarno Presiden RI Pertama dalam buku Dibawah Bendera Revolusi Hal.390 “Cobalah Pembaca renungkan sebentar Padang Pasir dan Wahabisme itu, kita mengetahui jasa Wahabisme yang besar, ia punya kemurnian, ia punya keaslian, murni dan dan asli sebagai udara padang pasir”. 6. Syeikh Sulaiman bin Syahman Mufti KSA sebelum Bin Baz di era raja Abdul Aziz bin Sa'ud, menulis dua kitab, yaitu : 1. kitab "Al-hadiyatus Suniyah Wa tuhfatul Wahhabiah An Najdiah". Di kitab ini, pada daftar isinya, nama Wahabi disebut sebagai madzhab, dengan penyebutan seperti berikut : Bab 44 : Madzhab Wahabi tentang ushul dan itufuru' Bab 47 : Madzhab Wahabi tentang ziaroh dan syafaat Bab 48 : Madzhab Wahabi soal tawassul dan memuliakan ahlul bait Bab 50 : Madzhab Wahabi tentang seseorang yg kufur 2. kitab "uqudul jawahir al-mandadhatil hisan". Di kitab ini, pada halaman 90, Syeikh Sulaman bin Syahman dengan bangga menuliskan : Artinya : "Iya benar, kami adalah Wahabi yg cinta kebenaran.......". Dua kitab diatas, diterbitkan di Arab Saudi atas perintah serta pendanaan dari Raja Arab Saudi waktu itu, yakni Raja Abdul Aziz bin Sa'ud, bapaknya raja Salman 7. Imam asy Syaikh Sayyid Ahmad bin Zaini Dahlan asy Syafi’i al Makki (Ulama Besar Madzhab Syafi'ii/Mufti Mekkah Terakhir Khilafah Turki) abad ke 13H, beliau menulis kitab berjudul "Fitnatul Wahhabiyyah", isinya tentang bantahan dan penolakan beliau terhadap paham dan aliran Wahabi 8. Syeikh Sulaiman Bin Abdul Wahhab Seorang Ulama Hambali (Saudara Kandung Muhammad Bin Abdul Wahhab), beliau menulis Kitab Bantahan terhadap Saudaranya Sendiri yakni Kitab “As Shawa’iiqul Ilahiyah Firaddi “alal Wahhabiyah dan Kitab Fashl Al-Khitab Fi Al-Radd Ala Muhammad Bin Abdul Wahhab. Jadi Istilah Wahhabi sudah lama terkenal sejak dahulu sebelum salafi dan ini mulai dipopulerkan oleh Saudara kandung Muhammad Bin Abdul Wahab yaitu Sulaiman Bin Abdul Wahhab.