У нас вы можете посмотреть бесплатно Respons Rismon saat Dituding Memalsukan Ijazah S2 dan S3 nya dari Universitas Yamaguchi Jepang или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Rismon Sianipar sebelumya telah membantah keras telah memalsukan ijazah S2 dan S3 dari Yamaguchi University. Rismon balik menuding para pelapornya adalah orang-orang pesanan. "Kalau saya pikir, saya duga menurut keyakinan saya ini atas perintah orang-orang yang merasa terganggu," ujar Rismon dikutip dari video yang tayang di Kompas TV pada Senin (16/2/2026). Dikatakan Rismon, akhir-akhir ini Jokowi semakin terpojok dengan fakta bahwa ijazah yang dipakai pada 2 tahun pencapresan (2014 dan 2019) legalisirnya tanpa time stamp, tanpa tahun, bulan, dan tanggal. "Yang kami duga itu palsu ya," ujarnya. Rismon menduga, laporan atas ijazahnya itu dimaksudkan untuk mengganggu konsentrasi maupun staminamua. "Dan yang kedua bisa jadi itu pesanan terhadap saya," katanya. Rismon beralasan saat ini dia sebagai penulis buku Gibran and Game semakin progresif dalam menyebarkan bukunya. "Satu bulan ini sudah laku 5.000 buku dan per hari ini ya itu kita sudah kirimkan 200 buku Gibran and Game Wapres tak lulus SMA ke DPD.Jadi setiap anggota DPD mendapatkan satu. Nah, total anggota DPD 150-an ditambah staf ahli kami total kami bulatkan 200 buku Gibran End Game" "Jadi ini untuk memecah konsentrasi saya dan kita siap untuk meladeni dan saya ingatkan ada konsekuensi laporan palsu," tukasnya. Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Asal Muasal Rismon Sianipar Dituding Ijazahnya Palsu dan DO dari Jepang, Relawan Jokowi Heran Ini, https://surabaya.tribunnews.com/news/.... Editor: Musahadah Editor Video: Anggraini Puspasari Uploader: Fitriana SekarAyu