У нас вы можете посмотреть бесплатно Tidak Ada Ujian yang Melebihi Batasmu… Tapi Kita Lupa Ini или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Apakah kamu pernah merasa hidup ini terlalu berat? Pernahkah hatimu berbisik lirih: “Aku tidak kuat lagi…” Sahabat, di balik setiap ujian yang kita rasakan, ada kelembutan Allah yang sering tidak terlihat. Allah menakar setiap beban, menaruh batas tak kasat mata agar ujian itu tidak pernah benar-benar menghancurkan kita. Bahkan ketika kita runtuh, runtuh itu sendiri sering kali adalah cara Allah menyelamatkan kita… Dalam narasi reflektif berdurasi panjang ini, kita akan bersama-sama menelusuri: 🌹 Mengapa tidak ada ujian yang melebihi batas kemampuan kita 🌹 Bagaimana doa menjadi pagar lembut yang meringankan langkah 🌹 Mengapa kelemahan dan runtuh bisa justru mendekatkan kita pada Allah 🌹 Bagaimana bisikan halus Allah selalu hadir di tengah kesunyian ujian Narasi ini bukan untuk menggurui, melainkan untuk menemani langkahmu. Karena mungkin, kata-kata ini adalah yang kamu butuhkan hari ini: pengingat bahwa kamu tidak pernah sendiri, dan Allah selalu ada, dengan kasih dan kelembutan-Nya. 📌 Jangan lupa subscribe Jendela Filsafat agar tidak ketinggalan renungan-renungan reflektif berikutnya. 💬 Tinggalkan komentar tentang pengalamanmu merasakan kelembutan Allah di tengah ujian. Ceritamu mungkin menjadi cahaya bagi orang lain. #JendelaFilsafat #KelembutanAllah #UjianHidup #RenunganIslam #NarasiReflektif #MotivasiHati #Tasawuf #DoaDanHarapan #KetabahanHidup #AllahSelaluAda