У нас вы можете посмотреть бесплатно 🔴IMAM MAHDI AKAN MUNCUL DI 2026 ?! - Syekh Imran Hosein | Al Mahdi Isa Damaskus Simbolis Akhir Zaman или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Sumber DARI CHANNEL HIDAYAH- CERAMAH SYEKH IMRAN HOSEIN yang membahas eskatologi Islam dengan fokus pada peran Imam Mahdi dan kembalinya Nabi Isa dalam mengakhiri sejarah dunia. Narasi utama menjelaskan bahwa mereka akan bertemu di sebuah masjid di Damaskus, di mana Imam Mahdi bertindak sebagai protokol yang mengidentifikasi identitas Nabi Isa sebelum akhirnya Nabi Isa membunuh Dajjal di Lud. Penulis menekankan bahwa intervensi ilahi ini akan menghancurkan dominasi aliansi Zionis dan memulihkan keadilan melalui tegaknya kembali sistem Khilafah. Selain aspek teologis, teks tersebut mengkritik sistem moneter modern dan mendesak umat Islam untuk kembali menggunakan mata uang dinar dan dirham. Keseluruhan materi menyajikan pandangan kritis terhadap geopolitik Barat sambil memprediksi kemenangan akhir kebenaran atas kebatilan. Dalam eskatologi Islam, hubungan antara kembalinya Nabi Isa dan kemunculan Imam Mahdi merupakan peristiwa sentral yang menandai akhir sejarah. Berdasarkan sumber yang diberikan, berikut adalah rincian hubungan tersebut: • Pertemuan di Damaskus: Nabi Isa diprediksi akan turun kembali ke bumi dengan tangan bersandar pada sayap dua malaikat dan akan turun di sebuah masjid di Damaskus. Pada saat yang sama, di dalam masjid tersebut, terdapat seorang pemimpin umat Islam yang dikenal sebagai Imam Mahdi. • Peran Identifikasi: Imam Mahdi memiliki peran penting sebagai sosok yang akan memberikan identifikasi positif terhadap Nabi Isa. Hubungan ini mirip dengan peran Nabi Yahya (John the Baptist) yang mengidentifikasi Nabi Isa pada kedatangannya yang pertama. Saat mereka bertemu, Imam Mahdi akan mengenali Nabi Isa dan mengumumkannya kepada jemaah sebagai putra Maryam. • Kepemimpinan dalam Salat: Ketika waktu salat tiba (khususnya saat para mukmin sedang bersiap), Imam Mahdi akan mempersilakan Nabi Isa untuk memimpin salat. Namun, Nabi Isa akan menolak dan meminta Imam Mahdi untuk tetap menjadi imam, menyatakan bahwa "Kamu adalah imam, kamu yang memimpin salat". Hal ini menunjukkan bahwa Nabi Isa akan melaksanakan salat sesuai dengan Syariat yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW. • Kolaborasi Melawan Dajjal: Ketiga aktor utama akhir zaman—Nabi Isa, Imam Mahdi, dan Dajjal—akan berada di tempat yang sama pada waktu yang sama di Damaskus. Setelah salat selesai, Nabi Isa akan meminta agar gerbang masjid dibuka. Di luar, Dajjal sudah menunggu, namun begitu melihat Nabi Isa, Dajjal akan mulai meleleh seperti garam dalam air. Nabi Isa kemudian akan mengejar dan membunuh Dajjal di sebuah tempat bernama Lud. • Identitas Imam Mahdi: Imam Mahdi dijelaskan sebagai seorang Arab dari keturunan Nabi Muhammad SAW (melalui putrinya), memiliki dahi yang lebar, dan hidung yang mancung. Namanya akan sama dengan nama Nabi (Muhammad) dan nama ayahnya akan sama dengan nama ayah Nabi (Abdullah). Analogi untuk Memahami Hubungan Ini: Hubungan antara Imam Mahdi dan Nabi Isa dapat diibaratkan seperti seorang pembuka jalan (protokol) dan tokoh utama. Imam Mahdi mempersiapkan umat dan menjaga benteng terakhir (iman), sementara kembalinya Nabi Isa adalah intervensi ilahi yang memberikan kemenangan akhir melawan kepalsuan (Dajjal), mengonfirmasi kebenaran ajaran Nabi Muhammad SAW di hadapan seluruh dunia.