У нас вы можете посмотреть бесплатно Purbaya Ingin Keluarkan PNM dari Danantara untuk Ekosistem Pembiayaan UMKM или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan menarik PT Permodalan Nasional Madani (PNM) keluar dari induk Danantara untuk memperkuat ekosistem pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal itu diungkap oleh Direktur Utama Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Ismed Saputra dalm acara Ramadhan Business Talk di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (25/2/2026). PIP adalah Badan Layanan Umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan yang berperan sebagai coordinated fund untuk menyediakan pembiayaan kepada pelaku usaha ultra mikro yang belum terjangkau oleh program pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Menurut Ismed, Purbaya ingin membangun ekosistem pembiayaan untuk UMKM. PNM selama ini menjadi satu-satunya Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang fokus pada penyedia pembiayaan pengusaha mikro dan ultra mikro. “Memang ada Pak Menteri kan ngomong PNM mau dibawa. Tujuan Pak Menteri sebenarnya dia pengen membangun ekosistem pembiayaan untuk UMKM,” kata Ismed. Ia menjelaskan, selama ini pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 40 triliun per tahun untuk membayar subsidi bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan melalui perbankan. Langkah Purbaya mengambil alih PNM dinilai berpotensi menghadirkan skema pembiayaan dengan bunga yang lebih rendah dibandingkan saat ini. Adapun program KUR saat ini menetapkan suku bunga flat sebesar 6 persen per tahun. (*) Editor Video: Wahyu Triono