У нас вы можете посмотреть бесплатно masuk ke dalam istana kembar orang terkaya di Indonesia zaman kolonial raja kretek Kudus Niti Semito или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Kabupaten Kudus, Jawa Tengah dikenal dengan produksi rokok tembakaunya yang disebut dengan rokok kretek. Keberadan rokok ini sudah ada sejak zaman kolonial Belanda di tangan seorang saudagar kaya bernama Nitisemito yang dikenal dengan julukan Raja Kretek. Nitisemito adalah putra asli Kudus yang lahir pada 1863 dari pasangan seorang Kepala Desa Jagalan bernama Sulaiman dan Markanah dengan nama lahir Roesdi. Sebelum menjadi pengusaha rokok kretek, dia pernah menjadi pengusaha tekstil saat usianya masih 17 tahun meski berakhir gagal. Dia juga sempat berjualan minyak kelapa, kerbau, hingga menjadi kusir dokar. Rumah Kembar peninggalan almarhum bpk Nitiseito dibangun pada masa kolonial belanda yang usianya lebih dari setengah abad ini bangunanya masih berdiri tegak dan gagah. Bangunan rumah kembar memiliki keunikan tersendiri, Antara lain : Jika dilihat dari jembatan kali gelis seperti rumah yang terbelah sungai. Bangunan rumah sebelah barat masuk alamat Desa Demaan Kudus. Bangunan rumah sebelah timur masuk alamat Desa Janggalan Kudus. Di dalam bangunan Rumah Kembar Terdapat berbagai perabotan mewah, antik misal seperti guci-guci kuno, piring -piring kuno dll. Rumah Kembar ini dikenal itu karena lantai rumahnya yang terbuat dari susunan uang logam. Arsitekturnya khas kolonial dilengkapi dengan taman yang luas. Di atap rumah kembar terpasang simbol Rokok Bal Tiga, penanda bahwa pemilik rumah ini adalah penguasa Rokok Tjap Bal Tiga. Istana inilah yang jadi saksi kejayaan Nitisemito di massa itu. Namun sekarang rumah kembar menjadi sepi dan berhawa mistis.