У нас вы можете посмотреть бесплатно Identitas Perwira Polda Sumut Perintahkan Aipda Erina Jual Sabu или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Sidang kasus narkoba dengan terdakwa oknum polisi pecatan Aipda Erina Sitapura mengungkap keterlibatan perwira polisi berpangkat Ipda. Fakta persidangan tersebut terungkap di Pengadilan Negeri (PN) Binjai, Sumatera Utara, Senin (2/2/2026). Pada agenda pemeriksaan terdakwa, Erina mengaku oknum perwira unit pada Subdit I Reserse Narkoba Polda Sumut berinisial JN berpangkat inspektur polisi dua (Ipda) memberi perintah kepada Aipda Erina Sitapura untuk menjual narkotika jenis sabu yang diduga hasil barang bukti tangkapan. Perintah tersebut disampaikan Ipda JN kepada terdakwa yang saat ini sedang diadili di Pengadilan Negeri Binjai. "Perintah Pak J biar ada uang operasional, karena saya siap perintah, tertekan atas perintah JN," ujar Erina Sitapura dalam sidang yang dipimpin Hakim Ketua, Fadel Pardamean. Lanjut Erina, JN berperan sebagai perancang untuk menjual sabu seberat satu kilogram tersebut. "Harganya Rp 260 juta dijual Rp 320 juta," ujar Erina. Keuntungan Rp 60 juta itu akan dibagi rata. Oknum polisi Brigadir AH, Ipda JN, terdakwa dan kurir yang mencari pembeli, masing-masing mendapat Rp 15 juta. Namun saat disoal barang bukti sabu itu darimana, Erina menjawab tidak tau. Erina hanya menyebut, AH yang menyerahkan sabu satu kilogram itu dengan dibungkus paper bag warna cokelat. "Perintah Pak JN jualkan," ucap terdakwa Ngatimin menguatkan keterangan Erina. -------------------- Tonton video berita lain • Suami di Asahan Tega Habisi Istrinya, Semp... Dukung kami dengan subscribe / @tribunlampungofficial Editor video: Rio Angga Saputra #tribunlampungofficial #oknumpolisi #narkoba #pengadilan #sumut