У нас вы можете посмотреть бесплатно RAMADHAN KESEKIAN – Lagu Ramadhan Paling Menyentuh 2026 (Official Music Video) или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Ramadhan kembali hadir. Namun… apakah hati ini benar-benar kembali? “Ramadhan Kesekian” adalah lagu Indonesian Pop Rock Power Ballad yang menggambarkan perjalanan batin seorang hamba — antara rasa malu, penyesalan, dan harapan untuk berubah. Lagu ini bercerita tentang perjalanan seorang pria di jalanan menyaksikan realitas kehidupan: kesederhanaan, kekurangan, dan momen berbagi. Dari sanalah refleksi dimulai — bahwa Ramadhan bukan sekadar rutinitas, melainkan cermin atas iman dan kesadaran diri. Dengan karakter vokal high tenor yang emosional, dipadukan driving drums, heavy bass, layered electric guitars, serta cinematic strings, lagu ini menghadirkan nuansa reflektif yang kuat dan menyentuh. Lirik: Kurasakan lagi, hawa suci Menyentuh dinding, hati yang tak murni Ramadhan hadir, bukan sebuah beban Hanya cermin pengukur, panjang perjalanan Di bawah cahaya rembulan yang sejuk Kutatap diri, jiwa yang sedang terpuruk Masih pantaskah mengharap hidayah? Saat dunia membuat imanku tergoyah? Ya Tuhan, aku malu mengakui Hanya saat duka, Engkau kucari Terlalu manja, hati ini meminta Berkeluh nelangsa, tapi lupa saat bahagia Ramadhan ini cermin atas khilafku Mengukur dosa, lemahnya kesadaranku Aku bukan muslim yang sejati Hanya hamba yang berpura-pura suci Tenggelamku dalam urusan duniawi Bukan nafsu, namun keadaan memaksa diri Sampai lupa siapa yang buatku berdiri Saat tangan-Mu terulur, aku lupa bersyukur Saat dunia tinggalkanku, baru ku datang pada-Mu Logika ini jauh dari keimanan-Mu Merasa terlalu manja dan tak tahu malu Hanya berseru saat dirundung pilu Ya Tuhan, aku malu mengakui Hanya saat duka, Engkau kucari Terlalu manja hati ini meminta Berkeluh nelangsa, tapi lupa saat bahagia Ramadhan ini cermin atas khilafku Mengukur dosa, lemahnya kesadaranku Aku bukan muslim yang sejati Hanya hamba yang berpura-pura suci Malam ini merenungi, Ramadhan kesekian kali Teriris perih, atas rentannya iman di hati Aku yang bersalah, tak kunjung mampu berbenah Ramadhan refleksi, betapa naifnya aku Hamba tak tau malu, datang disaat pilu Dunia membutakanku, lupa arah yang kutuju... Jika kamu pernah merasa: • Hanya mendekat saat sedang susah • Lupa bersyukur saat bahagia • Datang pada Tuhan ketika dunia meninggalkan Maka lagu ini adalah kisah kita bersama. Semoga Ramadhan kali ini bukan hanya datang… Tapi benar-benar mengubah. 📌 Subscribe untuk karya original lainnya 🔔 Aktifkan notifikasi agar tidak ketinggalan rilisan terbaru Producer: Taat Affandy Music Production: Hybrid Composition & Arrangement Audio Post-Production: High Fidelity Mixing & Mastering Visual Engineering: Generative Visual Synthesis Video Editing: Optical Flow Slow Motion & Rhythmic Cutting ━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━ Copyright © 2026 Taat Affandy. All rights reserved. #RamadhanKesekian #LaguRamadhan #taataffandy #RamadhanKesekian #LaguRamadhan2026 #LaguReligiIndonesia #RamadhanRefleksi #PopRockIndonesia #LaguMenyentuh #MudikRamadhan #Hijrah #RamadhanKareem #MusikIndonesia