У нас вы можете посмотреть бесплатно Ketua PGRI Jateng Soroti Kesejahteraan Guru Non-Formal, Dorong Revisi UU Sisdiknas или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Ketua PGRI Jawa Tengah, Muhdi menyampaikan keprihatinannya terhadap kesejahteraan guru, khususnya di lembaga pendidikan non-formal seperti Madrasah Diniyah (Madin) Dalam keterangannya, ia menegaskan pentingnya pengaturan penggunaan anggaran pendidikan 20 persen dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) yang sedang dalam proses revisi Ketua PGRI Jawa Tengah, Muhdi menegaskan bahwa jika dana pendidikan digunakan secara tepat dan fokus anggaran sebesar 20 persen dari APBN dan APBD seharusnya cukup untuk mendukung semua aspek pendidikan, termasuk kesejahteraan guru di sektor non-formal yang selama ini kurang tersentuh Muhdi juga menyoroti ketimpangan anggaran pendidikan antar-sektor Ia membandingkan alokasi anggaran untuk sekolah kedinasan yang bisa mencapai ratusan juta per orang sementara pendidikan umum masih banyak yang kekurangan dukungan baik dari sisi fasilitas maupun kesejahteraan tenaga pendidik Ia berharap pemerintah melalui UU Sisdiknas yang baru tidak hanya fokus pada perubahan kurikulum atau sistem pendidikan tetapi juga memberi perhatian serius pada anggaran dan kesejahteraan guru Dalam hal pendidikan formal, Muhdi juga menyampaikan bahwa saat ini sertifikasi dan tunjangan profesi guru terus diakselerasi oleh pemerintah pusat termasuk percepatan pembayaran gaji dan tunjangan