У нас вы можете посмотреть бесплатно Kursi kosong ( di hari yang Fitri ) или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Lagu ini adalah ungkapan rindu dan doa untuk almarhum Bapak tercinta, Maman Darmawan bin Takrib. Tentang kenangan ziarah bersama yang dulu penuh hangatnya genggaman tangan, kini berubah menjadi langkah berat menuju pusara beliau. Lebaran terasa berbeda tanpa sosokmu. Namun cinta, nasihat, dan kenangan tentangmu akan selalu hidup dalam hati kami. #UntukBapak #RinduBapak #DoaUntukBapak #Ziarah #KenanganBersama #AlFatihah #AnakYangMerindu #CintaUntukBapak #LebaranTanpaBapak #DoaAnakSholeh lirik: [Verse 1] Dulu kita melangkah bersama Menyusuri jalan menuju makam keluarga Ziarah bersama, mendoakan mereka yang telah tiada Tak pernah kusangka, kini jalannya berbeda Sekarang aku datang, menyapa namamu di nisan yang kaku [Verse 2] Teringat sungkem terakhir di tahun lalu Ada kalimat yang entah mengapa terucap dari bibirku "Semoga Bapak selalu sehat," kataku saat itu Padahal tak pernah sebelumnya kuucap kata begitu Mungkinkah itu tanda... kau akan pergi jauh dariku? [Chorus] Tahun lalu kita ziarah bersama Tahun ini aku ziarah padamu, Bapak tercinta Dulu aku menggandeng tanganmu yang hangat Kini aku hanya bisa memegang tanah yang dingin dan pekat Doa sehatku dulu, kini berganti doa agar kau tenang di sisi-Nya [Bridge] Setiap langkah kaki ini terasa berat Tanpa bayanganmu yang biasanya mendampingi erat Lebaran tak lagi sama, warnanya tlah pudar Namun kenangan tentangmu akan selalu berpijar [Chorus] Tahun lalu kita ziarah bersama Tahun ini aku ziarah padamu, Bapak tercinta Dulu aku menggandeng tanganmu yang hangat Kini aku hanya bisa memegang tanah yang dingin dan pekat Doa sehatku dulu, kini berganti doa agar kau tenang di sisi-Nya [Outro] (Piano fading out slowly) Bapak... Maafkan aku... Tunggu aku di sana.