У нас вы можете посмотреть бесплатно SUDAH DITIMBUN 2 TAHUN LALU, SINKHOLE DI KULON PROGO KEMBALI TERBUKA или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
SUDAH DITIMBUN 2 TAHUN LALU, SINKHOLE DI KULON PROGO KEMBALI TERBUKA Tanah ambles alias sinkhole di Padukuhan Popohan, Kalurahan Banjararum, Kapanewon Kalibawang, Kulon Progo kembali terbuka. Padahal lubang tersebut sudah ditimbun tanah dan aman sejak kejadian terakhir pada 2023 silam. Namun pada Rabu 25 Februari 2026 sekitar puku 7 pagi, warga yang dekat tanah ambles mendengar suara gemuruh. Saat dilihat, ternyata tanah ambles kembali terjadi di lokasi yang sama seperti kejadian tahun 2023 lalu. Sinkhole ini pun menelan sejumlah tanaman yang berada di atasnya. Adapun tanah ambles ini berada persis di sebelah rumah milik Karyo Dimejo (70). Dukuh Popohan, Restu Bayu Permadi mengatakan tanah itu kembali ambles pada Rabu 25 Februari 2026 sekitar pukul 07.00 WIB. Ia menduga tanah ambles kembali terjadi akibat curah hujan yang cukup tinggi selama hampir sepekan terakhir. Apalagi di wilayah tersebut merupakan tanah gerak yang cenderung labil. Menurut Bayu, bagian yang ambles memiliki diameter sekitar 3 meter dengan kedalaman yang terlihat antara 4 sampai 5 meter. Ukurannya kurang lebih masih sama saat kejadian tanah ambles pada 2023 silam. Tanah tersebut masih terus ambles, dan diperkirakan kedalamannya mencapai lebih dari 50 meter. Bayu mengatakan warga bergotong-royong membuat parit di sekitar sinkhole. Tujuannya agar air hujan tidak masuk ke bagian dalam sinkhole yang bisa membuatnya semakin ambles. Terpal pun disiapkan untuk menutup area sinkhole agar tidak terkena air hujan. Bersamaan dengan itu, pihak padukuhan telah berkordinasi dengan Pemerintah Kalurahan Banjararum dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulon Progo untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya. (*) Produser : Ibnu Taufik Juwariyanto Penulis : Mona Kriesdinar Program : Tribun Jogja News Host : Noristera Editor : Afiffudin Uploader : Afiffudin Sumber : Tribun Jogja Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru