У нас вы можете посмотреть бесплатно Ngabuburit Sambil Latihan Puasa di Taman Kota Sampit или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Menjelang waktu berbuka puasa, suasana sore di Taman Kota Sampit tampak lebih ramai dari biasanya. Di bawah langit senja, warga mulai berdatangan untuk menikmati momen ngabuburit, Sabtu (21/2/2026). Taman yang berada di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Mentawa Baru Hulu itu menjadi tempat favorit masyarakat untuk menghabiskan waktu menjelang azan Magrib. Sebagian pengunjung duduk santai di bangku taman bersama keluarga, sementara yang lain berjalan menyusuri area sekitar sambil menikmati suasana sore. Tak jauh dari taman, deretan pedagang takjil terlihat memadati kawasan Pasar Ramadhan yang membentang di sepanjang Jalan DI Panjaitan hingga Jalan Jenderal S Parman. Aroma aneka makanan berbuka puasa pun tercium sejak pengunjung melangkah memasuki area tersebut. Di tengah keramaian itu, Selamet Subagio tampak duduk santai bersama istri dan anaknya. Ia mengaku sengaja datang untuk mengisi waktu menjelang berbuka puasa sekaligus menemani anaknya yang sedang belajar berpuasa. “Kebetulan di taman kota ini ada Pasar Ramadhan, jadi sekalian santai sambil melihat-lihat. Anak juga sedang latihan puasa, jadi kami mencari kegiatan agar waktu terasa lebih cepat,” ujarnya. Bagi Selamet, kunjungan kali ini menjadi yang pertama selama Ramadhan tahun ini. Meski demikian, ia mengaku kerap datang ke taman kota pada hari libur untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. Menurutnya, ngabuburit bukan sekadar menunggu azan Magrib, tetapi juga menjadi momen untuk mempererat kebersamaan keluarga. “Ngabuburit itu untuk mengisi waktu luang saja, terutama bagi anak-anak supaya puasanya tidak terasa lama,” katanya. Suasana serupa juga dirasakan Agus, pengunjung lain yang terlihat berkeliling di area Pasar Ramadhan. Ia menyusuri deretan stan makanan sambil memilih menu untuk berbuka puasa. Agus mengaku datang untuk mencari makanan sekaligus menikmati suasana sore di Sampit. “Biasanya saya jalan-jalan keliling kota sambil mencari menu berbuka puasa. Di sini ternyata ramai sekali dan pilihan makanannya juga lengkap,” ungkapnya. Pada kunjungan pertamanya ke Taman Kota Sampit selama Ramadhan tahun ini, Agus berencana memilih menu sederhana untuk berbuka puasa, seperti gorengan dan masakan tradisional. “Menu sederhana saja, yang penting ada untuk berbuka,” tambahnya. Tak hanya pengunjung yang merasakan semarak suasana Ramadhan, para pedagang juga menikmati ramainya pasar takjil setiap sore. Salah satunya adalah Sulis Winarti, pedagang aneka sate dan makanan pedas yang mulai berjualan sejak hari pertama Ramadhan. Di lapaknya, Sulis menawarkan berbagai menu seperti sate usus, sate kulit, sosis, hingga ceker dan pentol mercon. Harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau, mulai dari Rp2.000 hingga Rp10 ribu per porsi. Menurut Sulis, menu yang paling banyak diminati pembeli adalah pentol mercon dan ceker mercon. Keramaian biasanya mulai terasa sejak pukul 16.00 WIB hingga sekitar 17.30 WIB. Ia menilai penjualan Ramadhan tahun ini relatif stabil dibandingkan tahun sebelumnya, meskipun jumlah pedagang kuliner terus bertambah setiap tahun. “Alhamdulillah masih stabil setiap tahun. Harapannya semoga ke depan bisa lebih baik lagi dan penjualan tetap lancar,” ucapnya. Keramaian di Taman Kota Sampit dan Pasar Ramadhan setiap sore menunjukkan bahwa tradisi ngabuburit masih menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat. Bagi warga Sampit, momen menjelang berbuka puasa tidak hanya tentang mencari makanan, tetapi juga tentang kebersamaan, bertemu keluarga, bercengkerama dengan teman, dan menikmati hangatnya suasana Ramadhan di tengah kota. (*) Program: Ngabuburit Asyik Editor: VP Magang Yusuf Prasetyo Utomo #ngabuburit #tamankotasampit #pasarramadhansampit #wisataramadhan #sampit #kalimantantengah #takjil #berburutakjil #suasanaramadhan #keluarga #latihanpuasaanak #kuliner #kulinerRamadhan #pedagangtakjil #tamankota #jalanyossudarso #jalandipanjaitan #jalanjenderalsparman #mentawabaruhulu #sorehari #menjelangberbuka #menubukapuasa #gorengan #pentolmercon #cekermercon #sateusus #tradisiramadhan #ramadhan2026 #tribunkalteng