У нас вы можете посмотреть бесплатно Setelah Hagia Sophia, Erdogan Berjanji Akan Bebaskan Masjid Al-Aqsa dari Cengkraman Israel или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
#AlAqsa #Erdogan SERAMBINEWS.COM - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, berjanji membebaskan Masjid Al-Aqsa dari Israel. Ambisi itu tercetus setelah Turki berhasil mengubah Hagia Sophia menjadi masjid pada hari Jumat (10/7/2020) lalu. Situs resmi Kepresidenan Turki mengatakan bahwa kebangkitan Hagia Sophia adalah bagian dari "kembalinya kebebasan ke Al-Aqsa,". Artinya, Israel harus dikeluarkan dari kendali Kota Tua Yerusalem di mana Masjid Al-Aqsa berada. Dalam pidatonya Presiden Turki menyebut, saat ini pihaknya telah lama memperjuangkan Palestina dan menjadi kritikus paling keras terhadap rencana aneksasi Israel di Palestina. Bahkan dalam beberapa tahun terakhir otoritas agama dan politik Turki telah membuat pernyataan yang semakin bermusuhan dengan Israel dan berjanji untuk memobilisasi "umat Islam" melawan Israel. Turki berusaha untuk menggantikan Arab Saudi dan negara-negara lain di kawasan itu, seperti Mesir dan Yordania, sebagai penentu utama. Suatu hari, Turki bahkan bisa mengarahkan pandangannya ke Yerusalem. Erdogan juga mengaitkan keputusan tersebut dalam hal menghidupkan kembali kejayaan Islam dari Bukhara di Uzbekistan ke Andalusia di Spanyol. Lebih lanjut soal Hagia Sophia ia menambahkan, selama ini umat Islam, Kristen, dan Yahudi hidup dalam damai di Istanbul sejak penaklukan kota tersebut. Hagia Sophia yang merupakan peninggalan era Byzantium itu akan terbuka untuk umum, baik itu Muslim maupun non-Muslim bahkan pengunjung tanpa membayar biaya sepeser pun. Untuk itu setiap sikap atau tanggapan yang mengintervensi akan dianggap sebagai "pelecehan" terhadap "kemerdekaan" Turki. Pidato tentang Hagia Sophia yang berubah fungsi menjadi masjid itu dengan jelas menunjukkan bahwa ini adalah agenda Turki di masa depan untuk mengembalikan kejayaan Islam termasuk membebaskan Masjid Al-Aqsa dari cengkraman Israel. Sumber: Anadolu Agency Video Editor: Yuhendra Saputra Baca berita lainnya di http://serambinews.com/