У нас вы можете посмотреть бесплатно Ciri Orang Beriman Adalah Merayakan Maulid или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Dalam Qs. Maryam; 15 وَسَلَامٌ عَلَيْهِ يَوْمَ وُلِدَ وَيَوْمَ يَمُوتُ وَيَوْمَ يُبْعَثُ حَيًّا [مريم/15] Kesejahteraan atas dirinya pada hari dia dilahirkan, dan pada hari dia meninggal dan pada hari dia dibangkitkan hidup kembali Hari kelahiran didalam kehidupan para Nabi as termasuk hari yang penting dan diberkahi, Allah swt telah memberikan salam kepada Nabi Yahya as di hari kelahiran beliau. kita semua berkeyakinan bahwa Rasulullah saw, paling mulia diantara para Nabi dan Rasul yang lain termasuk di dalamnya adalah Nabi Yahya as maka wajib hari kelahiran beliau lebih mulia dari hari-hari kelahiran mereka. Karena itu sangatlah pantas seorang mukmin merayakan manusia termulia yaitu Rasulullah saw, dimana Allah swt berfirman dalam Qs. 33:6 النَّبِيُّ أَوْلَى بِالْمُؤْمِنِينَ مِنْ أَنْفُسِهِمْ..... [الأحزاب/6] Nabi itu (hendaknya) lebih utama bagi orang-orang mukmin dari diri mereka sendiri… Sekarang mari kita lihat dalam Kitab Tafsir Ath Thobari, Jilid 11, Halaman 130, Cetakan Tahun 2005M/1425-1426H ,Terbitan Daarul Fikr يقول تعالى ذكره:(النَّبيُّ) محمد(أوْلَى بِالمُؤْمِنِينَ) يقول: أحق بالمؤمنين به(مِنْ أنْفُسِهِمْ)، أن يحكم فيهم بما يشاء من حكم، فيجوز ذلك عليهم. At-Thobari berkata: ‘Allah swt berfirman: (Nabi) Muhammad saw lebih utama dari orang-orang mukmin, maknanya (Nabi Muhammad saw lebih berhak terhadap orang-orang mukmin dibandingkan diri mereka sendiri, yang mana Nabi menghukumi kepada mereka apa-apa yang belliau saw kehendaki dari hukum, dan hal itu diperbolehkan. Jika seorang mukmin mengutamakan dirinya atau orang lain dan tidak mengutamakan Nabi saw diatas mereka, maka orang tersebut tidak dapat dikelompokkan sebagai orang yang beriman, sebagaimana dapat kita lihat pada ayat diatas dan juga diperjelas dengan hadis dalam kitab Kitab Shohih Al Bukhari Jilid 1 halaman 17 terbitan Dar al-Kutub al-ilmiyah cet pertama thn 1998 M* عَنْ أَنَسٍ قَالَ قَالَ النَّبِىُّ - صلى الله عليه وسلم - « لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى أَكُونَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ وَالِدِهِ وَوَلَدِهِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ » . Rasulullah saw bersabda: “Tidak beriman seorang diantara kalian sehingga Aku lebih dicintai (diutamakan) dari pada orang tuanya, anaknya dan seluruh manusia”. Dengan Merayakan maulid Nabi saw adalah salah satu cara dan bukti mengutamakan dan memuliakan seorang manusia yang telah diberi keutamaan oleh Allah swt diatas segenap makhluk-Nya, sekalipun bentuk maulid semacam ini tidak pernah terjadi dizaman rasulullah atau para sahabat. Karena hal semacam ini hanya dalam bentuk merayakannya. Namun memuliakan Nabi saw terdapat nash dan aslinya sehingga tidak dapat dikatakan bid’ah. اللهم صل على محمد و آل محمد Allahumma Sholi A’la Muhammad Wa Aali Muhammad follow us: INSTAGRAM: / dalildalilchannel_official TWITTER: / dalilchannel FACEBOOK: / dalil-dalil-channel-110584880673739