У нас вы можете посмотреть бесплатно TERNYATA yg CACAT FISIK (DIFABEL) PUN bisa DITAHBISKAN menjadi IMAM/ROMO GEREJA KATOLIK? INDONESIA?? или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Di awal video ini saya mengajukan satu pertanyaan kepada kita? Apakah seorang yang cacat fisik boleh menjadi imam, menjadi pastor dalam gereja katolik? Lantas, apakah di Gereja Katolik Indonesia, pun dimungkinkan seorang dengan cacat fisik menjadi seorang imam? Apakah di gereja katolik indonesia seorang yang cacat fisik sudah ada? Hal-hal inilah yang akan kita jawab dalam video kali ini. Sebelum sampai pada beberap kisah, saya mengajak kita sejenak untuk melihat istilah yang lebih tepat bagi mereka yang sering kita sebut cacat fisik. Para saudara kita ini baiknya disebut dengan saudara-saudara difable, akronim dari different ability yang dalam bahasa indonesia bisa diterjemahkan berbeda kemampuan. Isitilah difable digunakan menggantikan isitilah yang sebelumnya yaitu disabilitu, yang artinya ketidakmampuan. Karena pada faktanya para saudara dengan cacat fisik harus kita lihat bukan pertama-tama sebagai orang yang tidak mampu melainakn mereka memiliki kemampuan yang berbeda dengan kita. kalau kita kebanyakan mampu berjalan dengan dua kaki saja, maka kemampuan mereka berbeda. Misalnya mereka mampu berjalan dengan bantuan dua tongkat. Jadi mereka mampu namun berbeda kemampuan dengan kita. Saya akan menjawab pertanyaan-pertanyaan tadi, dengan memaparkan kisah-kisah nyata berikut ini. Kisah-kisah ini saya temukan dalam suatu media katolik internasional dan kiranya berguna bagi kita semua. Kisah pertama ialah, kisah seorang yang cacat fisik bernama Rosario Vitale namun bercita-cita menjadi seorang imam di gereja katolik di keuskupan caltagirone Caltagirone, in Catania, provinsi sisilia negara italia. Ia adalah pemuda yang mengalami cacat fisik, seorang difabel yaitu cacat pada kedua tangannya, tangganya menempel pada siku dan jari-jarrinya tidak mampu mengenggam lagi dan gemetar. Pada awal itu terjadi, batinnya sungguh hancur lantaran ia sejak kecil bercita-cita ingin menjadi seorang imam. Ia tahu bahwa dalam Gereja Katolik adaa hukum di mana dikatakan bahwa seorang calon imam salah satu syaratnya adalah sehat jasmanai dan rohani. Padahal ia sudah merencanakan sejak awal bahwa setamat sma ia akan masuk seminari dan menjadi imam. Kehancuran itu semakin menjadi-jadi lantaran ia mendengar sendiri dari rektor seminari tempat ia melamar bahwa memang sebagai seorang difabel rasanya ia tidak dapat menjadi calon imam. Silahkan like, comment, subscribe dan share video ya!