У нас вы можете посмотреть бесплатно Motif Utang Jadi Pemicu Pmbunhan, Korban Dikeroyok Hingga T3w4s или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Kabupaten Bogor – Polisi berhasil mengungkap misteri kematian seorang pria berinisial AN yang ditemukan tewas secara mengenaskan di sebuah kontrakan di Desa Rawapanjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor. Hasil penyelidikan mengarah pada fakta bahwa korban dibunuh oleh ketiga kenalannya setelah terlibat percekcokan soal pinjaman uang. Kasatreskrim Polres Metro Depok, Kompol Made Gede Oka Utama menjelaskan, sebelum peristiwa tragis itu terjadi, korban dan para pelaku terlebih dahulu saling mengenal melalui media sosial. Mereka kemudian sepakat untuk bertemu di kontrakan salah satu tersangka dengan alasan ingin berbincang santai sambil ngopi. “Sekitar pukul 22.00 korban sampai dan tersangka mengajak korban ke dalam kontrakan tersebut kemudian di sana mereka ngobrol-ngobrol empat orang, korban dan para tersangka,” ujar Kompol Made Gede Oka Utama, Rabu (5/11). Namun suasana pertemuan itu berubah tegang ketika salah satu pelaku, berinisial MEO, meminta korban meminjamkan uang sebesar Rp4 juta. Permintaan itu ditolak korban, yang kemudian memicu kemarahan pelaku. “Meminjam uang kepada korban dengan alasan untuk biaya persalinan pacarnya,” kata Made. Penolakan tersebut berujung adu mulut hingga korban berusaha melarikan diri dari dalam kontrakan. Upayanya gagal setelah didorong oleh salah satu pelaku dan langsung dikeroyok oleh tiga orang lainnya. Korban dihantam dengan berbagai benda yang ada di lokasi, mulai dari vas bunga, gitar, kawat bendrat, hingga senjata tajam. Penganiayaan brutal itu membuat korban kehilangan nyawa di tempat. Menurut polisi, setelah korban tewas, para pelaku berniat mengambil barang-barang milik korban untuk dijadikan harta rampasan. Namun rencana itu gagal karena warga sekitar mulai curiga dan mengetuk pintu kontrakan. “Yang diambil barang korban adalah HP dan kunci sepeda motor, jadi kita bisa menganggap para tersangka memang berniat untuk mengambil motor korban, namun karena situasi sudah panik, digedor-gedor oleh tetangga hanya kuncinya saja yang diambil, jadi memang ingin menguasai harta benda korban,” jelas Made. Kasus pembunuhan ini sebelumnya sempat menggemparkan warga Bojonggede setelah tubuh korban ditemukan dalam kondisi berlumuran darah dan setengah telanjang di dalam kontrakan. Polisi yang datang ke lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara dan akhirnya berhasil mengamankan para pelaku tidak lama setelah kejadian. #polresmetrodepok #aroundjakarta #kotadepok Kini, seluruh tersangka telah ditahan dan dijerat dengan pasal pembunuhan berencana serta perampasan harta benda korban. Polisi juga menyebutkan penyidikan masih terus berlanjut untuk mengungkap kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam kasus ini.